Jumat, 12 Juni 2026

Warga Margorejo Pati Gempar, Mayat Pria Ditemukan di Rumah Penuh Sampah

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 27 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Warga Margorejo Pati Gempar, Mayat Pria Ditemukan di Rumah Penuh Sampah. (KlikSoloNews/dok)
Warga Margorejo Pati Gempar, Mayat Pria Ditemukan di Rumah Penuh Sampah. (KlikSoloNews/dok)

PATI, KLIKSOLONEWS.COM – Warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, digemparkan dengan penemuan mayat pria di dalam rumah yang dipenuhi tumpukan sampah. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video petugas mencari jasad di antara sampah beredar luas.

Dalam video yang beredar, tampak petugas kesulitan mengevakuasi jasad karena rumah korban penuh dengan sampah yang menumpuk hampir di seluruh ruangan.

Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiasan membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Yofi Lefiandri, warga asal Bandung yang tinggal seorang diri di rumah tersebut.

“Pertama kali diketahui oleh tetangga yang mencium bau busuk dari arah rumah korban. Karena sudah lima hari korban tidak terlihat keluar rumah, tetangga melapor ke perangkat desa,” ujar AKP Dwi Kristiasan, Minggu (26/10/2025).

Saat petugas tiba di lokasi, pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah dibuka bersama tim gabungan, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar yang penuh dengan sampah.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Margorejo menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban ditemukan dalam posisi duduk di lantai kamar. Diduga meninggal dunia akibat serangan jantung (cardiac arrest),” jelas Dwi.

Korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Untuk kebutuhan sehari-hari, korban sering menggunakan jasa pesan antar daring seperti Grab, sehingga warga tidak menyadari saat korban meninggal dunia.

Kapolsek Margorejo menegaskan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi.

“Kejadian ini menjadi pengingat agar kita tidak menutup diri dari lingkungan dan tetap menjaga komunikasi sosial. Kepedulian warga bisa membantu mencegah peristiwa serupa,” pungkasnya.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X