SERANG, KLIKSOLONEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyatakan sejumlah hewan ternak yang terindikasi terpapar cemaran radioaktif Cesium-137 di wilayah Cikande, Kabupaten Serang, Banten, akan dimusnahkan demi menjaga keselamatan warga dan lingkungan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tim teknis dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
“Kalau ternak akan berbeda perlakuannya, karena ada kemungkinan partikel radioaktif terhirup dan masuk ke dalam tubuh hewan. Dikhawatirkan efeknya tidak tampak dari luar. Maka kemarin ada kesepakatan, ternak yang terpapar akan dimusnahkan, dan pemerintah daerah akan memberikan ganti rugi kepada pemiliknya,” ujar Zaldi di Puskesmas Cikande, Kabupaten Serang, Selasa (22/10/2025).
Pemkab Serang memastikan pemilik hewan yang terdampak tidak akan dirugikan. Zaldi menjelaskan, pemerintah daerah tengah menyiapkan mekanisme pendataan dan kompensasi untuk warga yang ternaknya dimusnahkan.
“Pemkab tidak akan membiarkan masyarakat menanggung sendiri kerugian. Nanti akan ada pendataan resmi agar semua proses berjalan transparan dan adil,” katanya.
Zaldi menambahkan, langkah ini diambil untuk memutus rantai risiko paparan radiasi dan memastikan daging maupun produk hewan dari wilayah tersebut tidak masuk ke rantai konsumsi masyarakat.
Pemeriksaan Laboratorium Dilakukan di Serpong
Meski secara fisik tidak tampak gejala khusus pada hewan ternak, pemerintah tetap melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan tingkat paparan radiasi.
“Secara kasat mata memang tidak terlihat perbedaan pada hewan-hewan tersebut. Namun untuk memastikan apakah terpapar atau tidak, dibutuhkan pemeriksaan mendalam di laboratorium,” ujar Zaldi.
Sampel dari lokasi Cikande telah dikirim ke laboratorium nuklir di Serpong, Tangerang Selatan, untuk diuji lebih lanjut. Hasil analisis tersebut akan menjadi dasar tindakan lanjutan terhadap lingkungan dan populasi ternak di sekitar lokasi.
Temuan cemaran radioaktif Cesium-137 di kawasan industri Cikande menjadi perhatian serius pemerintah.
Pemkab Serang bekerja sama dengan aparat keamanan, Bapeten, dan Dinas Kesehatan untuk melakukan sterilisasi lokasi, pemeriksaan kesehatan warga, serta pemantauan lingkungan di radius terdampak.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Semua langkah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan keselamatan warga,” tegas Zaldi.(KS01)