Jumat, 12 Juni 2026

Polresta Surakarta Bantah Ada Penangkapan Mahasiswa saat Demo BEM Solo Raya

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Jumat, 12 Juni 2026 | 19:30 WIB
Polresta Surakarta Bantah Ada Penangkapan Mahasiswa saat Demo BEM Solo Raya (kliksolonews/dok Lukas Budi)
Polresta Surakarta Bantah Ada Penangkapan Mahasiswa saat Demo BEM Solo Raya (kliksolonews/dok Lukas Budi)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COMPolresta Surakarta menegaskan tidak ada penangkapan terhadap massa aksi dalam demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Solo Raya di depan DPRD Kota Surakarta, Jumat (12/6/2026).

Sebelumnya, sempat beredar kabar adanya dua mahasiswa yang diamankan aparat saat aksi berlangsung. Namun pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar.

Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani, menegaskan seluruh massa aksi tetap berada dalam keadaan aman hingga akhir kegiatan.

Baca Juga: Demo BEM Solo Raya di Solo, Kritisi Program MBG hingga Kenaikan Harga BBM

“Kita luruskan, beredar kabar ada yang dinarasikan bahwa ada yang kita amankan. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada. Semua massa aksi saat ini sudah mulai membubarkan diri ke tempatnya masing-masing, tidak ada satupun yang kita amankan,” ujar Lingga.

Dalam pengamanan aksi tersebut, Polresta Solo mengerahkan sebanyak 490 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub).

Pengamanan dilakukan untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.

Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Adi Sucipto

Aksi demonstrasi sempat berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi, khususnya di Jalan Adi Sucipto. Massa sempat menutup badan jalan saat aksi berlangsung.

Baca Juga: Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Gelar Bakti Sosial di Panti Jompo Aisyiyah Solo

Untuk mengurai kepadatan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan arus kendaraan dari arah timur ke barat melalui Simpang Empat Fajar Indah. Sementara kendaraan dari arah barat dialihkan melalui jalur Sawo Raya.

“Kami sempat mengalihkan arus karena jumlah massa yang menyampaikan aspirasi di DPRD. Untuk melancarkan arus, kami melakukan rekayasa lalu lintas,” tambah Lingga.

Meski sempat terjadi dinamika di lapangan, aksi unjuk rasa berjalan relatif tertib hingga massa membubarkan diri secara bertahap pada sore hari. Polisi memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama kegiatan berlangsung.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X