Jumat, 12 Juni 2026

Pasien RSUD Karanganyar Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Lantai Tiga, Diduga Alami Depresi

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:00 WIB
RSUD Karanganyar (KlikSoloNews/dok HarianKota)
RSUD Karanganyar (KlikSoloNews/dok HarianKota)








KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Seorang pasien laki-laki bernama Suyatno (60), warga Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai tiga RSUD Karanganyar, Rabu pagi (15/10/2025). Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikis akibat penyakit yang dideritanya.


Dilansir dari Hariankota.com jejaring Kliksolonews, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di bangsal Wijaya Kusuma 3. Saat kejadian, korban sedang menjalani perawatan dan ditemani oleh dua anggota keluarganya. Beberapa menit sebelum insiden, seorang perawat sempat memeriksa kondisi pasien, lalu meninggalkan ruangan untuk melanjutkan tugas.


Tak lama kemudian, satu anggota keluarga keluar kamar sebentar, sedangkan yang lain berada di kamar mandi. Dalam waktu singkat, korban diduga naik ke balkon dan terjatuh ke halaman rumah sakit.


Direktur RSUD Karanganyar, dr. Arif Setyoko, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, tim medis langsung mengevakuasi korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk penanganan cepat. Namun, upaya penyelamatan nyawa korban tidak berhasil.


“Tim kami sudah berusaha maksimal, namun korban meninggal dunia saat dalam penanganan. Jenazah telah dibawa ke ruang forensik dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar dr. Arif.


Dari hasil keterangan keluarga, diketahui korban sempat mengalami depresi dan beberapa kali mencoba mengakhiri hidupnya. Informasi ini baru diketahui pihak rumah sakit setelah kejadian.


“Keluarga menyampaikan bahwa korban pernah beberapa kali mencoba bunuh diri. Sayangnya, informasi tersebut tidak kami terima sejak awal perawatan,” imbuhnya.


Pihak RSUD Karanganyar kini akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di area rawat inap, terutama bangsal di lantai atas. Menurut dr. Arif, standar keamanan sebenarnya sudah sesuai prosedur, namun peningkatan pengawasan tetap akan dilakukan.


“SOP keamanan sudah kami jalankan, tetapi kami akan mempertimbangkan penambahan pagar atau teralis balkon sebagai langkah pencegahan. Ini tentu membutuhkan anggaran besar, namun akan kami kaji demi keselamatan pasien,” jelasnya.


Arif juga menegaskan bahwa korban tidak sepenuhnya sendirian di kamar saat kejadian. “Ada dua anggota keluarga yang menemani, hanya saja keduanya tidak berada di dekat pasien pada saat kejadian,” katanya.


Saat ini jenazah Suyatno masih berada di ruang forensik RSUD Karanganyar untuk pemeriksaan oleh Polsek Karanganyar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (KS1)














Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X