Jumat, 12 Juni 2026

Internet Gratis Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Desa Kalitalang Klaten

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 18:30 WIB
Internet Gratis Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Desa Kalitalang Klaten. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Internet Gratis Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Desa Kalitalang Klaten. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

KLATEN, KLIKSOLONEWS.COM — Program internet gratis yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) terbukti membawa manfaat besar bagi masyarakat desa, khususnya di wilayah blankspot yang sebelumnya tidak memiliki akses jaringan.

Salah satunya di Desa Wisata Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, yang kini dapat menikmati akses internet publik setelah bertahun-tahun terisolasi dari layanan digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menyampaikan bahwa pemasangan jaringan internet gratis merupakan upaya pemerintah memperluas pemerataan akses digital hingga pelosok.

“Internet tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga motor penggerak perekonomian dan pelayanan publik di era digital,” ujarnya saat meninjau pemasangan internet di Balerante, Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, desa penerima fasilitas diprioritaskan dalam empat kategori: desa blankspot, desa wisata, desa dengan kemiskinan ekstrem, dan desa rawan bencana.

Hingga kini, Pemprov Jawa Tengah telah memfasilitasi internet gratis di 866 titik desa blankspot. Pada 2025 saja, terpasang jaringan di 327 desa, yang terdiri atas 195 desa blankspot, 50 desa wisata, 50 desa miskin ekstrem, dan 32 desa rawan banjir.

Gubernur Ahmad Luthfi menargetkan, seluruh wilayah blankspot di Jateng terhubung internet pada 2029.

Di Kabupaten Klaten, fasilitas ini telah dinikmati di beberapa lokasi, seperti Desa Tumpukan, Desa Tegalmulyo, Desa Sidowayah, Desa Grundul, dan Desa Balerante.

Jaringan menggunakan perangkat Wi-Fi outdoor dengan kapasitas 20 Mbps, tanpa kata sandi, bernama “JatengNgopeniNglakoni”.

Wisata Naik Dua Kali Lipat

Ketua Pengelola Wisata Kalitalang, Jainu, mengungkapkan, sejak ada Wi-Fi, transaksi digital melalui QRIS meningkat dan wisatawan lebih betah. Jumlah pengunjung pun melonjak tajam, terdata pada tahun 2024 sekitar 59.000 wisatawan. Hingga September 2025 sudah menembus 125.000 wisatawan

-
Internet Gratis Tingkatkan Jumlah Wisatawan di Desa Kalitalang Klaten. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

“Wisatawan betah lebih lama, mampir ke warung, tambah kopi, tambah makan. Dampaknya terasa sekali bagi warga,” ujar Jainu.

Manfaat internet gratis tidak hanya untuk wisata, tetapi juga mendukung UMKM lokal serta sistem mitigasi bencana Merapi. Lewat jaringan Wi-Fi, warga bisa memantau informasi dari BPPTKG yang diperbarui tiap enam jam.

Wisatawan mancanegara pun mengaku terbantu. Fazli, turis asal Pakistan, mengatakan kini lebih mudah bertransaksi dan berbagi pengalaman wisata.

“Sekarang semua bisa dilakukan lewat pembayaran digital. Koneksi internetnya juga sangat cepat,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Intan Amalia, wisatawan asal Gunungkidul. Ia merasa lebih mudah berkomunikasi dengan teman saat berkunjung berkat Wi-Fi gratis.

Dengan manfaat yang sudah dirasakan masyarakat, program internet gratis Pemprov Jateng diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kesenjangan digital, sekaligus menggerakkan ekonomi desa.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X