Jumat, 12 Juni 2026

Dongkrak PAD Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta BUMD Fokus Hasil Nyata

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 24 September 2025 | 21:12 WIB
Dongkrak PAD Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta BUMD Fokus Hasil Nyata. (KlikSoloNews/dok)
Dongkrak PAD Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Minta BUMD Fokus Hasil Nyata. (KlikSoloNews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia meminta seluruh BUMD berorientasi pada program kegiatan berbasis hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Pesan itu disampaikan Ahmad Luthfi dalam rapat Collaborative Funding dan Program Kegiatan Berbasis Hasil bersama kepala OPD, BUMD, dan BLUD di lingkungan Pemprov Jateng, Rabu 24 September 2025.

“BUMD kita jangan hanya jadi spekulan, tapi harus fokus menghasilkan program yang jelas, berkontribusi pada PAD, sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, BUMD yang bersentuhan dengan kebutuhan pokok seperti PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) harus memprioritaskan distribusi hasil pertanian bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Penuhi dulu kebutuhan daerah kita. Jangan buru-buru ekspansi ke luar kalau di wilayah sendiri masih kurang,” ujarnya.

Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2026 yang difokuskan pada swasembada pangan, didukung kolaborasi OPD, BUMD, hingga BLUD.

Ditambahkan, Program Prioritas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin merupakan program unggulan yang menjadi penopang utama keberhasilan pencapaian visi misi.

Ada sebelas program prioritas yakni, melahirkan pemerintahan yang Good Clear Government dan Collaborative Governance melalui peningkatan kesejahteraan, Profesionalitas dan kualitas ASN dan Perangkat Desa.

Ada pula Pesantren Obah melalui Penambahan Dana Pengembangan Pesantren. Selain itu juga melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim.

Ada program desa maju dan berdaya melalui pembangunan lumbung kesejahteraan, produk unggulan go internasional, Sistem Informasi Desa (SID), dan Tim Tanggap Bencana.

Pembangunan Infrastruktur melalui Permukiman Layak Huni melalui 1 KK 1 rumah layak huni, Pengembangan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan, dan Gelanggang Olahraga Internasional.

Kemudian penanggulangan bencana dan keberlanjutan lingkungan melalui Mageri Segoro untuk mengamankan garis pantai.
Pupuk mudah bagi petani, subsidi solar bagi nelayan dan ketersediaan day care untuk buruh di Kawasan Industri. Moderasi Beragama dan wawasan kebangsaan melalui penguatan regulasi, pendidikan dan pelatihan.

Lalu program pelayanan kesehatan yang paripurna melalui asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin. Program taruna karya mandiri melalui program kartu zilenial untuk membuka lapangan kerja.

Pendidikan yang berkualitas dan merata melalui peningkatan kesejahteraan guru, pengajar agama dan beasiswa untuk siswa miskin, guru, santri, penghafal Al-Quran, untuk sekolah ke dalam dan luar negeri bagi yang berprestasi.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X