Jumat, 12 Juni 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Catat Surplus Beras 1,5 Juta Ton, Produktivitas Padi Meningkat di 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 19 September 2025 | 09:00 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Catat Surplus Beras 1,5 Juta Ton, Produktivitas Padi Meningkat di 2025. (KlikSoloNews/dok Bulog)
Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Jawa Tengah Catat Surplus Beras 1,5 Juta Ton, Produktivitas Padi Meningkat di 2025. (KlikSoloNews/dok Bulog)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Produktivitas padi gabah kering giling (GKG) di Jawa Tengah periode Januari–Oktober 2025 diperkirakan naik 353.627 ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, ketersediaan beras hingga Oktober diproyeksikan mengalami surplus sebesar 1.577.734 ton, kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, Kamis 18 September 2025.

Data Distanbun mencatat, total produksi GKG Jawa Tengah sampai Oktober 2025 mencapai 8.614.010 ton dari luas panen 1.534.490 hektare. Dari jumlah itu, produksi beras diperkirakan mencapai 4.953.494 ton, sementara kebutuhan beras di Jawa Tengah sebesar 3.375.832 ton, sehingga terdapat surplus signifikan.

“Kita lihat data, sampai Oktober 2025 beras kita surplus 1,5 juta ton. Rata-rata setiap bulan ada surplus sekitar 150 ribu ton,” ujar Defransisco.

Meskipun surplus beras meningkat, masih ada tantangan terkait pergerakan hasil panen keluar daerah, yang berpotensi mengurangi ketersediaan lokal.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya tata kelola hasil panen dan distribusi kebutuhan pokok agar surplus beras benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

“Produktivitas sudah bagus, tapi kita harus pastikan hasil panen tetap bisa memenuhi kebutuhan warga dan tidak ada kebocoran ke luar daerah,” kata Gubernur.

Dengan pengelolaan yang baik, surplus beras di Jawa Tengah dapat menjamin ketahanan pangan dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X