DENPASAR, KLIKSOLONEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Pulau Bali selama dua hari terakhir memicu banjir bandang di sejumlah wilayah.
Di Kota Denpasar, derasnya arus Sungai Tukad mengakibatkan dua rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Denpasar Barat, ambruk dan menelan korban jiwa.
Banjir bandang di Denpasar Bali terjadi pada Selasa 9 September 2025, malam ketika debit air sungai meningkat tajam. Derasnya arus menggerus pondasi bangunan di pinggir sungai hingga akhirnya dua ruko roboh.
Dalam rekaman video yang beredar, dua bangunan tersebut langsung ambruk terbawa arus, sementara belasan ruko lain di sekitarnya tampak miring dan terancam menyusul runtuh. Kejadian itu membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri.
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Krisna Dewi, menjelaskan awalnya ada laporan enam orang hilang akibat ambruknya ruko. Namun setelah dilakukan pengecekan, dua korban berhasil ditemukan selamat.
“Laporan yang masuk tadi pagi ada enam orang. Tapi setelah dicek, dua orang sudah ditemukan selamat dan kini mendapat perawatan di rumah sakit. Sedangkan empat orang lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya.
Tim SAR Gabungan Terjun ke Lokasi
Hingga Rabu siang, tim SAR gabungan bersama BPBD dan aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap keempat korban hilang. Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Tukad yang meluap deras akibat hujan lebat.
Petugas mengerahkan perahu karet serta alat penyelamatan lainnya untuk menyisir titik-titik rawan, sementara warga diminta menjauhi lokasi demi keselamatan.
Selain di Denpasar, hujan lebat juga memicu genangan dan longsor kecil di beberapa wilayah lain di Bali. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari mendatang. (ks01)