Jumat, 12 Juni 2026

Presiden Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan, Janji Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 2 September 2025 | 08:00 WIB
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan, Janji Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi. (KlikSoloNews/dok X Prabowo)
Presiden Prabowo Jenguk Korban Kerusuhan, Janji Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi. (KlikSoloNews/dok X Prabowo)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMPresiden Prabowo Subianto menjenguk sejumlah anggota polisi dan masyarakat yang menjadi korban luka dalam aksi demonstrasi ricuh di Jakarta dan beberapa daerah, Senin 1 September 2025. Kunjungan dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dalam keterangannya, Prabowo menyebut ada 43 orang yang terluka, terdiri dari 14 anggota Polri dan 3 warga sipil, termasuk seorang perempuan yang patah tulang paha saat hendak ke pasar.

Beberapa korban mengalami luka serius, mulai dari operasi tempurung kepala, tangan putus, hingga kerusakan ginjal akibat pengeroyokan.

“Alhamdulillah sebagian besar sudah pulang, tapi ada yang kondisinya berat, termasuk satu korban yang harus menjalani cuci darah karena ginjalnya rusak,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan rasa terima kasih atas pengabdian aparat kepolisian yang menjaga keamanan. Ia meminta agar para petugas yang terluka mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa sebagai bentuk penghargaan negara.

“Saya sudah sampaikan ke Kapolri, semua petugas yang terluka dinaikkan pangkat luar biasa. Mereka bertugas membela negara dan rakyat,” tegas Prabowo.

Tindakan Tegas Aksi Anarkis

Prabowo menekankan demonstrasi damai adalah hak warga negara, namun aksi yang disertai kekerasan, pelemparan petasan, hingga pembakaran gedung DPR dan DPRD termasuk kategori perusakan dan makar.

“Ini jelas bukan aspirasi rakyat. Ini tindakan terencana. Saya tidak ragu-ragu membela rakyat. Mafia dan perusuh sekuat apapun akan saya hadapi. Demi Allah, saya tidak akan mundur selangkah pun,” tegasnya.

RS Polri Kramat Jati memastikan tidak ada korban jiwa dari pihak kepolisian. Sebanyak 31 anggota Polri masih menjalani perawatan dengan tingkat luka bervariasi.

“Tidak ada yang meninggal dunia. Namun, beberapa anggota masih dirawat intensif karena mengalami luka cukup parah,” kata Kasubag Humas RS Polri, Kompol Yoan Hendri.

Kunjungan Presiden Prabowo ke RS Polri ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir dan memberi dukungan kepada aparat serta masyarakat yang menjadi korban kekerasan dalam aksi demonstrasi.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X