Jumat, 12 Juni 2026

Doa Lintas Agama di Semarang: Pesan Damai Jawa Tengah untuk Indonesia

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:35 WIB
Doa Lintas Agama di Semarang: Pesan Damai Jawa Tengah untuk Indonesia. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Doa Lintas Agama di Semarang: Pesan Damai Jawa Tengah untuk Indonesia. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Pesan damai mengalir dari Jawa Tengah untuk seluruh Indonesia melalui acara “Istighotsah dan Doa Bersama, Dari Jateng untuk Indonesia” yang digelar di Wisma Perdamaian, Kawasan Tugu Muda, Semarang, Minggu 31 Agustus 2025.

Acara ini digagas organisasi kepemudaan Jawa Tengah, yakni GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah, serta menghadirkan tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forkopimda Jateng, hingga Gubernur Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan Sekda Jateng Sumarno.

Doa bersama diawali dengan khataman Al-Qur’an sejak pukul 18.00 WIB hingga 19.00 WIB. Dilanjutkan istighotsah dan doa lintas agama, mulai dari perwakilan agama Konghucu, Buddha, Hindu, Kristen, Katolik, hingga Islam.

Acara ditutup dengan deklarasi damai yang dibacakan perwakilan organisasi kepemudaan Jawa Tengah sebagai simbol komitmen menjaga persatuan bangsa.

Ketua MUI Jawa Tengah, Ahmad Daroji, menegaskan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.

“Kita semua lintas agama adalah masyarakat yang diperintahkan untuk saling mengenal dan bersatu. Kita tidak ingin adanya provokasi yang berujung anarkis. Kita saling membutuhkan, tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua FKUB Jawa Tengah, Imam Yahya. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, terutama saat bangsa Indonesia memasuki proses demokrasi.

“Kami mendukung sepenuhnya seluruh aparat pemerintah untuk mewujudkan kedamaian bersama, khususnya di Jawa Tengah,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyebut doa lintas agama ini merupakan ikhtiar untuk menenangkan masyarakat pascaberbagai peristiwa yang terjadi dalam sepekan terakhir.

“Menjaga Jawa Tengah sama dengan menjaga Indonesia. Dari Jawa Tengah lah kita pancarkan kedamaian untuk seluruh nusantara. Kekuatan Jawa Tengah adalah kerukunan, kebersamaan, dan gotong royong,” kata Luthfi.

Pemilihan Wisma Perdamaian sebagai lokasi acara dinilai sarat makna, yakni menegaskan komitmen masyarakat Jawa Tengah untuk terus menebarkan semangat damai. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X