BLORA,KLIKSOLONEWS.COM – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora bersama Bupati Blora, Arief Rohman, memberikan tali asih kepada para korban kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di lokasi pengungsian pada Selasa 19 Agustus 2025.
“Kami datang untuk memberikan dukungan moral sekaligus tali asih kepada keluarga korban dan para pengungsi. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun kerabat tercinta,” ungkap Bupati Arief.
Selain Bupati, kegiatan ini juga dihadiri Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo, serta pimpinan instansi terkait lainnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di hadapan warga yang mengungsi. Tali asih diberikan tidak hanya kepada keluarga korban meninggal dunia, tetapi juga untuk warga yang rumahnya terdampak serta para pengungsi.
Forkopimda juga memastikan kebutuhan dasar para korban di lokasi pengungsian terus dipenuhi, mulai dari makanan, pakaian, hingga layanan kesehatan.
Diketahui, kebakaran sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, pada Minggu 17 Agustus 2025, telah menewaskan tiga orang dan melukai dua warga lainnya.
Puluhan warga terpaksa mengungsi setelah api merembet ke pemukiman sekitar dan menghanguskan sejumlah harta benda.
Bupati Arief bersama jajaran Forkopimda berkomitmen untuk terus mendampingi warga yang terdampak. Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi jangka panjang agar peristiwa serupa tidak terulang.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya sebatas memberi bantuan, tetapi juga memastikan bahwa warga mendapat perlindungan dan perhatian penuh. Kami berharap masyarakat bisa bangkit kembali dari musibah ini,” tutur Bupati Arief. (ks01)