Jumat, 12 Juni 2026

Kisah Pilu Nazwa Aliya Lulusan SMK di Medan: Pamit Interview Kerja, Berakhir Tragis Meninggal di Kamboja

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:30 WIB
Kisah Pilu Nazwa Aliya Lulusan SMK di Medan: Pamit Interview Kerja, Berakhir Tragis Meninggal di Kamboja. (KlikSoloNews/dok)
Kisah Pilu Nazwa Aliya Lulusan SMK di Medan: Pamit Interview Kerja, Berakhir Tragis Meninggal di Kamboja. (KlikSoloNews/dok)

DELISERDANG, KLIKSOLONEWS.COM – Kabar duka datang dari keluarga besar di Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang. Nazwa Aliya (18), seorang lulusan SMK Telkom 2 Medan, meninggal dunia di Kamboja pada 12 Agustus 2025 setelah menjalani perawatan intensif di State Hospital, Siemreap.

Kepergian Nazwa meninggalkan luka mendalam, terutama bagi sang ibu, Lanniari Hasibuan, yang sejak awal tidak merestui putrinya merantau ke luar negeri.

Nazwa dikenal sebagai remaja yang penuh semangat dan bercita-cita tinggi. Setelah lulus sekolah, ia berkeinginan untuk bekerja di luar negeri.

Namun, keinginan tersebut sempat ditentang ibunya karena khawatir dengan risiko besar yang mengintai para pekerja migran ilegal, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Menurut cerita sang ibu, sebelum berangkat, Nazwa sempat memberikan beberapa alasan untuk mendapatkan izin. Mulai dari alasan study tour, hingga mengaku akan mengikuti interview kerja di bank swasta di Medan.

Pada 28 Mei 2025 pagi, Nazwa berpamitan untuk interview kedua. Namun ternyata, tanpa sepengetahuan ibunya, ia sudah merencanakan perjalanan ke luar negeri. Keesokan harinya, keluarga mendapat kabar bahwa Nazwa sudah berada di Bangkok, Thailand.

Laporan Hilang Ditolak Polisi

Karena khawatir dengan keselamatan anaknya, Lanniari sempat melapor ke Mapolsek Medan Tembung. Namun, laporan kehilangan ditolak dengan alasan keluarga masih mengetahui keberadaan Nazwa dan ia sudah berstatus dewasa.

Pada 7 Agustus 2025, keluarga kembali mendapat kabar mengejutkan. KBRI Phnom Penh menginformasikan Nazwa sedang dirawat secara intensif di rumah sakit di Provinsi Siemreap, Kamboja.

Sayangnya, harapan keluarga pupus setelah empat hari menjalani perawatan. Pada 12 Agustus 2025, Nazwa Aliya dinyatakan meninggal dunia.

“Saya sempat lega ketika diberitahu anak saya dirawat. Tapi empat hari kemudian, kabar duka itu datang lagi. Anak saya meninggal dunia di negeri orang,” tutur Lanniari dengan suara bergetar. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X