Jumat, 12 Juni 2026

Dukung UGM, PSI Sebut Penyelenggara Jokowi's White Paper Berbohong dan Beritikad Tidak Baik

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Juru Bicara PSI, Wiryawan. Dukung UGM, PSI Sebut Penyelenggara Jokowi's White Paper Berbohong dan Beritikad Tidak Baik. (KlikSoloNews/dok PSI)
Juru Bicara PSI, Wiryawan. Dukung UGM, PSI Sebut Penyelenggara Jokowi's White Paper Berbohong dan Beritikad Tidak Baik. (KlikSoloNews/dok PSI)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungannya terhadap langkah Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menolak memfasilitasi peluncuran buku "Jokowi's White Paper" di Hotel UGM.

PSI menilai penyelenggara acara telah berbohong dan menunjukkan itikad tidak baik dalam mengajukan izin penggunaan tempat.

Juru Bicara PSI, Wiryawan, menegaskan pihak penyelenggara telah melecehkan UGM karena tidak memberikan keterangan yang jelas sejak awal.

“Penyelenggara jelas melecehkan UGM karena menutupi tujuan dan substansi acara. Mereka berbohong. Maka sangat pantas UGM, sebagai pemilik tempat, menolak memfasilitasi acara tersebut,” ujar Wiryawan, Selasa 19 Agustus 2025.

UGM menegaskan mereka tidak pernah diberi penjelasan detail terkait substansi kegiatan. Informasi valid baru diterima belakangan bahwa acara tersebut adalah peluncuran buku "Jokowi’s White Paper", berbeda dengan keterangan awal yang disampaikan penyelenggara saat melakukan pemesanan tempat.

Menurut PSI, tindakan itu mencerminkan kurangnya transparansi dan niat yang tidak baik dari pihak penyelenggara.

“Jelas pihak penyelenggara beritikad tidak baik dengan menyembunyikan informasi. Kerja sama semestinya digelar dengan sikap saling menghormati, berlandaskan itikad baik,” tegas Wiryawan.

PSI menilai keputusan UGM menolak penggunaan fasilitasnya untuk acara tersebut adalah langkah tepat demi menjaga integritas kampus sebagai institusi akademik.

PSI juga mengingatkan bahwa setiap kegiatan publik di kampus harus dilakukan dengan transparansi, keterbukaan, dan rasa saling menghormati. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X