Jumat, 12 Juni 2026

Dugaan Kebocoran 81,47 Juta Data Pelanggan JNE Dijual di Forum Gelap

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 17 Agustus 2025 | 11:00 WIB
Ilustrasi. Dugaan Kebocoran 81,47 Juta Data Pelanggan JNE Dijual di Forum Gelap. (KlikSoloNews/dok)
Ilustrasi. Dugaan Kebocoran 81,47 Juta Data Pelanggan JNE Dijual di Forum Gelap. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Diduga 81,47 juta data pelanggan JNE bocor dan dijual di forum gelap. Data disebut berasal dari Mei–Agustus 2025, menimbulkan kekhawatiran penyalahgunaan untuk kejahatan siber.

Indonesia kembali diguncang kasus kebocoran data besar. Kali ini, giliran PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) yang disebut-sebut menjadi korban. Sebanyak 81,47 juta data pelanggan diduga berhasil diretas dan diperjualbelikan di forum gelap (dark forum).

Akun anonim bernama samaran “R0m4nce” mengklaim memiliki basis data tersebut sejak Mei hingga 8 Agustus 2025. Sebagai bukti, pelaku turut menyertakan cuplikan data yang dapat diunduh secara gratis.

Dalam postingannya di forum darkforums.st pada Senin 11 Agustus 2025, pelaku menyatakan telah mencoba menghubungi pihak JNE, namun tidak mendapat balasan.

“Mungkin mereka memilih untuk mengabaikannya, jadi kami memutuskan untuk menjual data di sini,” tulisnya.

Data pelanggan itu ditawarkan dengan harga 2.000 dolar AS (sekitar Rp32 juta) untuk keseluruhan database. Namun, pembeli juga bisa memilih opsi pembelian parsial sesuai kesepakatan.

Sebelum kabar ini viral, sejumlah warganet sempat melaporkan dugaan penipuan yang mengatasnamakan JNE ke akun resmi perusahaan di platform X.

Kebocoran data ini menimbulkan kekhawatiran serius, karena informasi yang tersebar berpotensi disalahgunakan untuk berbagai aksi kejahatan siber, seperti phishing melalui tautan palsu, penipuan pengiriman paket, hingga pencurian identitas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak JNE belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kebocoran data tersebut. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X