Jumat, 12 Juni 2026

Presiden Prabowo Resmikan Gerakan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih di Klaten

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 21 Juli 2025 | 21:08 WIB
Presiden Prabowo Resmikan Gerakan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih di Klaten. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Presiden Prabowo Resmikan Gerakan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih di Klaten. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

KLATEN, KLIKSOLONEWS.COM — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan peluncuran nasional 80.081 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam sebuah acara akbar yang digelar di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025.

Prabowo hadir dengan kendaraan dinas Maung Garuda Limousine berpelat Indonesia 1, disambut langsung oleh sejumlah menteri kabinet dan ribuan kepala desa yang telah menanti.

Deretan pejabat yang menyambut di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Suasana penyambutan berlangsung meriah. Saat kendaraan Presiden mendekati lokasi, Zulhas tampak mendorong para kepala desa untuk menyanyikan lagu sambutan secara kompak. “Ayo yang kompak kades, Selamat Datang Bapak Prabowo!” serunya antusias.

Sambutan itu membuat Presiden Prabowo membuka atap mobil dan menyapa masyarakat yang memenuhi sisi jalan sebelum akhirnya turun dan memasuki area peresmian.

Dalam sambutannya, Zulhas menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 80.081 koperasi desa telah resmi terbentuk di seluruh penjuru Indonesia melalui program Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 koperasi sudah siap menjalankan operasionalnya.

“Ini merupakan tonggak baru lahirnya wajah koperasi Indonesia yang lebih modern, efektif, dan digital,” ujar Zulhas di hadapan hadirin.

Ia menjelaskan koperasi desa Merah Putih ke depan tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tetapi juga pusat pelayanan dan usaha masyarakat desa.

Model usaha yang akan dikembangkan antara lain outlet LPG 3 kg, apotek dan klinik desa, gudang dan fasilitas pengering hasil pertanian, layanan logistik, agen pupuk, pembayaran listrik, serta usaha lain yang disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing desa.

Zulhas menargetkan seluruh koperasi desa yang telah terbentuk akan beroperasi penuh dalam tiga bulan ke depan. Ia optimistis bahwa program ini akan menjadi katalisator tumbuhnya ekonomi desa.

“Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, kita akan menyaksikan lahirnya sentra-sentra ekonomi desa yang kuat. Usaha rakyat akan berkembang, dan pertumbuhan ekonomi akar rumput bisa dipercepat,” pungkasnya.

Peluncuran Kopdes Merah Putih ini menandai langkah strategis pemerintahan Prabowo dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa melalui sistem koperasi modern.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X