Jumat, 12 Juni 2026

Kaesang Ungkap Alasan PSI Pakai Gajah sebagai Logo Baru

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 20 Juli 2025 | 23:00 WIB
Kaesang Ungkap Alasan PSI Pakai Gajah sebagai Logo Baru. (KlikSoloNews/dok)
Kaesang Ungkap Alasan PSI Pakai Gajah sebagai Logo Baru. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi berganti wajah. Dalam penutupan Kongres I PSI yang digelar di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Minggu 20 Juli 2025, malam, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menjelaskan alasan utama di balik langkah rebranding partainya—termasuk pergantian logo dari bunga mawar menjadi gajah.

“Gajah adalah simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan, dan solidaritas. Ini adalah karakter yang ingin kami tanamkan dalam diri setiap kader PSI,” ujar Kaesang di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan kader partai.

Menurut Kaesang, perubahan logo ini bukan hanya soal visual, tetapi mencerminkan arah baru politik PSI: kuat, stabil, namun tetap bijak dan rendah hati.

Kaesang menjelaskan bahwa pemilihan gajah sebagai simbol partai juga terinspirasi dari filosofi budaya Jawa. Dalam tradisi lokal, gajah melambangkan kekuatan besar yang berjalan tenang, mantap, dan tidak mudah digoyahkan oleh badai.

“Kami ingin PSI seperti gajah: besar namun lembut, kuat namun penuh kearifan. Bergerak pelan tapi pasti,” tambah putra bungsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

-
Penutupan Kongres PSI di Solo: Prabowo Akui Cinta Gajah, Apresiasi Logo Baru PSI yang Dinilai Mewakili Isi Hatinya. (KlikSoloNews/dok PSI)

Dengan semangat itu, Kaesang berharap PSI bisa menjadi kekuatan politik baru yang tidak hanya besar secara elektoral, tetapi juga kuat secara nilai, konsisten dalam sikap, dan bijak dalam langkah.

Politik Digital ala PSI

Dalam kesempatan yang sama, Kaesang juga melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa PSI telah menyelesaikan proses Pemilihan Raya (Pemira) untuk memilih ketua umum partai. Proses tersebut dilakukan dengan sistem e-voting digital dan mengusung prinsip satu anggota satu suara.

“Semua kader bisa terlibat langsung, bermusyawarah, berkampanye, dan memilih lewat platform digital kami. Politik harus modern, efisien, dan transparan,” jelas Kaesang, menegaskan identitas baru PSI sebagai partai anak muda yang berbasis teknologi.

Langkah ini, menurut Kaesang, adalah bagian dari upaya menjadikan PSI sebagai pelopor wajah baru politik Indonesia: inklusif, partisipatif, dan antikutu elit.

Kongres I PSI yang berlangsung selama dua hari ini resmi ditutup dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional seperti Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri dan ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Maju.

Penutupan kongres ini sekaligus menjadi titik awal bagi PSI untuk memperkuat posisi dalam peta politik nasional, dengan identitas baru yang lebih matang dan filosofi kuat yang berpijak pada nilai-nilai lokal dan universal. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X