Jumat, 12 Juni 2026

Begini Gambar Denah Rumah Subsidi Minimalis untuk Gen Z, Berminat Membeli?

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 21 Juni 2025 | 12:00 WIB
Begini Gambar Denah Rumah Subsidi Minimalis untuk Gen Z, Berminat Membeli? (KlikSoloNews/dok)
Begini Gambar Denah Rumah Subsidi Minimalis untuk Gen Z, Berminat Membeli? (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sedang menyiapkan terobosan baru dalam penyediaan hunian subsidi.


Target utamanya adalah generasi muda, khususnya Gen Z, yang menginginkan tempat tinggal terjangkau namun strategis, dekat dengan pusat aktivitas dan tempat kerja.


Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, menjelaskan bahwa rumah subsidi dengan konsep minimalis ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan urbanisasi dan lonjakan harga tanah di kawasan perkotaan.


“Kenapa kita bikin rumah tipe yang lebih kecil? Karena banyak masyarakat muda, Gen Z dan lainnya, lebih memilih rumah yang dekat dengan tempat aktivitas atau tempat kerja,” kata Sri dalam keterangan pers di Jakarta, Senin 16 Juni 2025, dilansir Voiceofnusantara, jejaring KlikSoloNews.


Selama ini, rumah subsidi biasanya memiliki luas bangunan maksimal 36 meter persegi. Namun dalam skema baru, pemerintah tengah mengkaji tipe rumah yang lebih kecil dari itu—dengan tetap mempertahankan fungsi dasar hunian yang layak.


Dengan mengurangi luas bangunan, harga jual rumah dapat ditekan. Hal ini diharapkan bisa membuat hunian di sekitar kawasan perkotaan menjadi lebih terjangkau bagi kalangan muda produktif.


“Kita arahkan khusus untuk kawasan sekitar perkotaan agar rumah subsidi ini lebih aksesibel. Sedangkan untuk wilayah pedesaan tetap menggunakan skema yang ada,” tambah Sri.


Sri Haryati menegaskan pengembangan skema rumah subsidi baru ini masih dalam tahap perencanaan dan terbuka untuk masukan dari berbagai pihak.


Kementerian PKP sudah mulai menyebarkan draf rancangan keputusan menteri ke sejumlah pemangku kepentingan seperti asosiasi pengembang, Kadin, HIPMI, hingga Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).


Masukan dari kalangan profesional, pelaku industri, hingga akademisi diharapkan dapat memperkuat skema yang tengah digodok ini.


“Kami sangat terbuka berdiskusi dengan seluruh pihak untuk menyempurnakan konsep rumah subsidi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat urban masa kini,” ujar Sri.


Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menghadapi tantangan kepadatan kota, lonjakan harga tanah, dan pergeseran gaya hidup masyarakat muda.


Hunian minimalis dekat pusat kota dinilai menjadi solusi yang realistis dan adaptif bagi generasi muda yang mendambakan mobilitas tinggi dan efisiensi hidup.


Jika skema ini terealisasi, bukan hanya ketersediaan rumah yang meningkat, tetapi juga kualitas hidup generasi muda di kawasan metropolitan bisa terdongkrak secara signifikan. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X