Jumat, 12 Juni 2026

Wali Kota Respati Ardi Lakukan Kunker ke China, Jajaki Sister City dan Kerja Sama Pendidikan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 19 Juni 2025 | 17:30 WIB
Wali Kota Solo Respati Ardi Lakukan Kunker ke China, Jajaki Sister City dan Kerja Sama Pendidikan. (KlikSoloNews/dok)
Wali Kota Solo Respati Ardi Lakukan Kunker ke China, Jajaki Sister City dan Kerja Sama Pendidikan. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kian serius menapaki jejaring global.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi bertolak ke Xi’an, China, untuk kunjungan kerja (kunker) selama lima hari.

Agenda utama memfinalisasi kesepakatan sister city dan sister school yang akan membuka jalan bagi kerja sama lintas sektor, mulai budaya, pariwisata, pendidikan, kesehatan, hingga teknologi pengelolaan sampah waste‑to‑energy.

“Izin cuti sudah terbit dari Kemendagri. Lima hari ke depan kami fokus menandatangani MoU dengan Xi’an,” ujar Respati sebelum keberangkatan.

Fokus Kolaborasi,  dari budaya hingga kendaraan listrik. Sektor budaya dan pariwisata, Solo akan mempromosikan warisan batik, gamelan, serta event budaya.

Sementara Xi’an menawarkan kekayaan situs sejarah Dinasti Qin, termasuk Terracotta Warriors. Kolaborasi diharapkan memikat wisatawan kedua kota.

Di bidang Pendidikan & Sister School, Pemkot mengirim delegasi SMK pilihan untuk menyerap kurikulum baru seputar electric vehicle (EV)—mulai mekanik motor listrik hingga sistem baterai. Dengan begitu, Solo menyiapkan tenaga terampil menyongsong era kendaraan ramah lingkungan.

Sementara di sektor kesehatan, kerja sama riset herbal dan telemedicine akan digarap bersama rumah sakit di Xi’an, menargetkan peningkatan layanan kesehatan berbasis teknologi.

Xi’an dikenal sukses mengolah sampah di hulu menjadi energi listrik. Solo ingin mencontoh model tersebut demi mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.

Respati juga membawa manajemen Solo Technopark ke pameran Digital Economy Expo di Xi’an. Tujuannya: menawarkan potensi pusat inkubasi startup, manufaktur IoT, serta talenta IT lokal.

“Kami ingin investor Tiongkok melihat langsung ekosistem digital Solo. Harapannya ada suntikan modal ke sektor AI, smart‑city, dan EV,” tutur Respati.

Relasi ini bukan babak pertama. Mei lalu, Duta Besar China untuk Indonesia, Lu Kang, berkunjung ke Balai Kota; diskusi kala itu menyorot perdagangan, investasi, dan peluang kerja sama kota‑kota.

Hubungan positif kedua negara—didukung Presiden Xi Jinping dan Presiden Joko Widodo—membuka jalan kolaborasi di tingkat lokal.

Pemkot Solo menargetkan penandatanganan MoU rampung sebelum Respati pulang. Setelahnya, tim teknis akan menyusun roadmap implementasi—mulai pertukaran pelajar, pelatihan guru EV, hingga studi kelayakan waste‑to‑energy.

“Semoga kerja sama ini membawa manfaat konkret bagi warga Solo dan menjadi model kolaborasi kota kreatif di Indonesia,” tutup Respati.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X