Sabtu, 13 Juni 2026

Muara Dikeruk, Nelayan Asemdoyong Sambut Gembira Janji Gubernur Ahmad Luthfi yang Ditepati

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 18:00 WIB
Muara Dikeruk, Nelayan Asemdoyong Sambut Gembira Janji Gubernur Ahmad Luthfi yang Ditepati. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Muara Dikeruk, Nelayan Asemdoyong Sambut Gembira Janji Gubernur Ahmad Luthfi yang Ditepati. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

PEMALANG, KLIKSOLONEWS.COM – Proyek revitalisasi Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Asemdoyong resmi dimulai. Langkah awal ini ditandai dengan pengecekan langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi ke lokasi, Kamis 5 Juni 2025.


Proyek yang menyasar pengerukan sedimentasi dan pembangunan breakwater ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas nelayan sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.


“Muara PPP Asemdoyong ini vital bagi nelayan. Dulu waktu saya ke sini, muaranya dangkal sekali. Sekarang mulai kita keruk supaya kapal bisa keluar-masuk dengan aman,” kata Gubernur Luthfi di sela peninjauan.


Kerusakan breakwater dan sedimentasi di area dermaga, alur pelayaran, serta muara Sungai Elon membuat kapal nelayan kerap kandas.


Volume endapan mencapai lebih dari 68 ribu meter kubik. Breakwater lama sepanjang 80 meter pun dinilai sudah tak mampu menahan arus dan gelombang laut.


Tahun ini, pengerjaan dilakukan bertahap. Di tahap awal, Pemprov Jateng menggelontorkan anggaran Rp7,55 miliar, meliputi pembangunan breakwater sisi timur sepanjang 220 meter serta pengerukan muara dan kolam pelabuhan dengan volume lebih dari 30 ribu meter kubik. Target penyelesaian adalah 150 hari kerja.


"Total anggaran yang disiapkan untuk proyek ini sekitar Rp32 miliar. Kami mulai dulu bertahap tahun ini,” jelas Luthfi.


Gubernur juga menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi menyangkut kehidupan ribuan keluarga nelayan yang menggantungkan hidup di kawasan tersebut.


“Kalau akses kapal lancar, hasil tangkapan bisa meningkat. Artinya, penghasilan nelayan juga bisa lebih baik,” tambahnya.


Data menunjukkan, aktivitas kapal di PPP Asemdoyong mencapai 1.447 unit per tahun, dengan produksi ikan sekitar 1.115 ton dan nilai ekonomi lebih dari Rp111 miliar. Komoditas utamanya meliputi teri, tembang, petek, kuniran, dan beloso.


Penerimaan daerah dari sektor ini pun meningkat signifikan, mencapai Rp129 miliar atau lebih dari 130% dari target.


Kunjungan Gubernur Luthfi disambut hangat para nelayan. Wajah-wajah penuh harapan dan ucapan terima kasih mewarnai suasana. Seorang tokoh nelayan, Siswandi, menyampaikan rasa syukurnya atas komitmen pemerintah.


“Kami senang sekali. Sudah lama berharap pengerukan ini dilakukan. Kapal sering rusak karena dangkal. Sekarang akhirnya dikerjakan juga,” ucapnya.


Nelayan dan warga sekitar pun berbondong-bondong menyambut kedatangan gubernur. Mereka berebut bersalaman, mengajak foto, bahkan beberapa memeluk erat sosok yang mereka anggap membawa harapan baru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X