Jumat, 12 Juni 2026

Jokowi Tegas Tolak Masuk Bursa Ketum PPP, Pilih Fokus di PSI

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 14:50 WIB
Jokowi Tegas Tolak Masuk Bursa Ketum PPP, Pilih Fokus di PSI. (KlikSoloNews/Aadhirajasa)
Jokowi Tegas Tolak Masuk Bursa Ketum PPP, Pilih Fokus di PSI. (KlikSoloNews/Aadhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak berminat maju sebagai calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Menurut Jokowi, masih banyak tokoh internal PPP yang lebih pantas dan layak menduduki posisi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Jokowi saat ditemui awak media di kediamannya di Solo, Jumat 6 Juni 2025. Ia menampik secara halus ketika ditanya terkait wacana dirinya masuk dalam bursa calon ketua umum partai berlambang Ka'bah itu.

“Saya rasa di PPP banyak tokoh-tokoh bagus yang punya kapasitas, kompetensi, dan kapabilitas. Jadi bukan saya,” ujar Jokowi sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Jokowi justru menyebut dirinya lebih nyaman berada di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun ia mengakui bahwa hingga saat ini, belum ada pencalonan resmi terhadap dirinya untuk menjadi ketua umum PSI.

“Saya di PSI saja lah. Tapi di PSI saja saya juga belum dicalonkan,” ucapnya santai.

Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, M. Romahurmuziy alias Rommy, mengungkapkan bahwa proses penjajakan calon ketua umum PPP masih terus berlangsung. Salah satu nama yang kini menjadi fokus Rommy adalah Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Rommy menjelaskan bahwa nama Amran muncul dari sejumlah diskusi, termasuk dalam pembicaraan dengan Jokowi sendiri.

Ia menilai Amran sebagai sosok yang memiliki pengalaman birokrasi dan rekam jejak yang mumpuni untuk membawa PPP ke arah yang lebih solid.

“Kami sedang menjajaki banyak nama, dan Pak Amran Sulaiman menjadi salah satu kandidat kuat hasil dari berbagai diskusi internal maupun eksternal,” ujar Rommy dalam pernyataan resminya.

Hingga kini, PPP belum menetapkan waktu resmi untuk menggelar forum pemilihan ketua umum, namun dinamika internal partai terus berkembang seiring dengan munculnya berbagai nama potensial.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X