Jumat, 12 Juni 2026

Kunjungan Presiden Macron: Indonesia–Prancis Pererat Hubungan melalui Diplomasi Budaya di Candi Borobudur

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 30 Mei 2025 | 15:00 WIB
Kunjungan Presiden Macron: Indonesia–Prancis Pererat Hubungan melalui Diplomasi Budaya di Candi Borobudur. (KlikSoloNews/dok Setpres)
Kunjungan Presiden Macron: Indonesia–Prancis Pererat Hubungan melalui Diplomasi Budaya di Candi Borobudur. (KlikSoloNews/dok Setpres)

MAGELANG, KLIKSOLONEWS.COM - Nuansa hangat dan penuh makna terasa di kawasan Candi Borobudur, saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron bersama Ibu Negara Brigitte Macron.

Kunjungan kenegaraan ini bukan hanya menjadi momen diplomasi resmi, tetapi juga simbol eratnya persahabatan dua negara besar melalui budaya dan nilai-nilai kemanusiaan.

Setibanya di lokasi, kedua kepala negara disambut meriah barisan pelajar lokal yang mengenakan busana adat Jawa.

Anak-anak tampak antusias mengibarkan bendera Indonesia dan Prancis di sepanjang jalan menuju candi, menghadirkan suasana yang penuh semangat kebhinekaan dan persahabatan lintas negara.

Dalam balutan kemeja putih yang serasi, Presiden Prabowo dan Presiden Macron menampilkan citra pemimpin yang bersahabat dan terbuka.

Penampilan keduanya yang sederhana namun berwibawa menarik perhatian para pengunjung dan masyarakat sekitar yang turut menyaksikan kunjungan ini dari kejauhan.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan kebanggaan atas kunjungan Presiden Macron ke Candi Borobudur, situs warisan dunia yang telah diakui UNESCO.

Ia menyebut Borobudur sebagai mahakarya peradaban yang sarat makna spiritual dan mencerminkan kedalaman filosofi budaya Nusantara.

“Ini adalah suatu kehormatan besar kami menerima kunjungan Yang Mulia di situs bersejarah ini, yang merupakan mahakarya peradaban... dan kaya akan sejarah serta makna spiritual,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menekankan kesamaan nilai yang dimiliki oleh Indonesia dan Prancis, terutama dalam menjunjung toleransi, keberagaman, dan penghormatan terhadap seluruh agama, ras, dan budaya. Ia menyebut kedua bangsa sebagai pemilik peradaban panjang yang kini bergerak bersama menuju masa depan yang lebih damai dan harmonis.

“Kami percaya hanya dengan persahabatan, kekeluargaan, dan kolaborasi kita semua bisa mendapat kehidupan yang lebih baik,” tambahnya.

Presiden Prabowo menutup sambutannya dengan optimisme tinggi terhadap masa depan kemitraan Indonesia–Prancis, khususnya dalam memperkuat pertukaran budaya, kolaborasi kreatif, serta hubungan antarmasyarakat kedua negara.

“Saya percaya dan optimistis bahwa kemitraan kita akan berlanjut dan menjadi jembatan bagi budayawan, seniman, pelaku industri kreatif, dan semua tokoh masyarakat kedua negara kita,” ucapnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kenegaraan Presiden Macron ke Indonesia dan menggarisbawahi komitmen bersama dalam merawat warisan budaya dunia, serta membangun kerja sama lintas sektor yang lebih erat.

Di tengah megahnya Candi Borobudur, diplomasi tidak hanya bicara politik dan ekonomi, tetapi juga menyentuh akar nilai kemanusiaan dan budaya yang mengikat dua bangsa.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X