Jumat, 12 Juni 2026

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Soroti Kebocoran Elpiji Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 20 Mei 2025 | 12:00 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi: Elpiji Subsidi Masih Bocor, Minta Pertamina Perkuat Pengawasan Distribusi. (KlikSoloNews/dok)
Gubernur Ahmad Luthfi: Elpiji Subsidi Masih Bocor, Minta Pertamina Perkuat Pengawasan Distribusi. (KlikSoloNews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM –  Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa distribusi LPG subsidi atau elpiji subsidi dan BBM bersubsidi di wilayahnya masih rawan penyimpangan.

Ia meminta Pertamina Patra Niaga untuk meningkatkan pengawasan agar penyaluran subsidi energi bisa lebih tepat sasaran.

Dalam pertemuan resmi dengan jajaran Pertamina Patra Niaga pada Senin, 19 Mei 2025, Luthfi mengungkapkan masih adanya praktik penyalahgunaan elpiji bersubsidi di beberapa wilayah.

“Kasus LPG subsidi yang disuntik-suntik itu masih ada, di Temanggung, di Semarang juga ada. Kalau bisa Pertamina lebih intensif kerja sama dengan Polda. Jangan pasif. Harus diawasi,” tegasnya.

Gubernur Luthfi juga mendorong agar distribusi LPG subsidi tepat sasaran melalui pemetaan ulang distribusi hingga ke level desa. Upaya ini sejalan dengan program Koperasi Desa Merah Putih yang tengah digalakkan oleh Pemprov Jateng.

“Di Jateng ini ada 8.560 desa. Petakan lagi LPG di desa-desa, supaya tepat sasaran. Pemerintah ini sudah babak belur ngasih subsidi, jangan sampai malah nggak pas,” ujar Luthfi.

Menanggapi hal tersebut, General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Aribawa, menyatakan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan sinergi dengan instansi pemerintah maupun aparat penegak hukum.

“Pak Gubernur memberikan atensi serius terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Kami akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di Pemprov Jateng untuk pengawasan LPG dan BBM subsidi ke depannya,” kata Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relation and CSR Pertamina Patra Niaga.

Pertamina juga memastikan bahwa pasokan energi di Jawa Tengah, termasuk LPG dan BBM, dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Iduladha.

“Biasanya permintaan LPG naik 5–10 persen saat Iduladha. Kami pastikan siap. Terminal BBM dan LPG kami beroperasi 24 jam,” jelas Taufiq.

Dalam kesempatan tersebut, Pertamina juga memaparkan keterlibatannya dalam sejumlah program prioritas Pemprov Jateng, termasuk pengelolaan sampah, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pemberdayaan kelompok disabilitas.

“Ada sekitar 50 anggota kelompok difabel yang kami bina di Boyolali dan Semarang. Sudah ada yang sharing sampai ke PBB di Amerika,” ungkap Taufiq.

Sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi ramah lingkungan, Pertamina juga mengungkap rencana peluncuran Pertamax Green 95—bahan bakar terbaru yang mengandung bioetanol—yang dijadwalkan rilis bulan depan. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X