Jumat, 12 Juni 2026

Amelia Anggraini Desak TNI Relokasi Gudang Amunisi Pasca-Ledakan Amunisi di Garut

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 15 Mei 2025 | 11:31 WIB
Amelia Anggraini Desak TNI Relokasi Gudang Amunisi Pasca-Ledakan Amunisi di Garut. (KlikSoloNews/dok)
Amelia Anggraini Desak TNI Relokasi Gudang Amunisi Pasca-Ledakan Amunisi di Garut. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Menyusul insiden ledakan gudang amunisi di Garut, Jawa Barat, yang merenggut belasan korban jiwa termasuk warga sipil, Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini mendesak TNI dan instansi terkait agar memastikan proses pemusnahan amunisi dilakukan di lokasi yang steril dari permukiman warga.

“TNI dan seluruh aparat terkait harus lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keberadaan gudang amunisi, apalagi yang dekat dengan kawasan permukiman,” ujar Amelia dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa 13 Mei 20025, dilansir Voiceofnusantara, jejaring KlikSoloNews.

Ledakan tersebut menewaskan empat anggota TNI dan sembilan warga sipil, serta melukai sejumlah orang lainnya. Amelia menyoroti pentingnya pengamanan area pasca-pemusnahan agar tidak ada interaksi warga dengan material sisa yang masih berpotensi membahayakan.

“Praktik ini sangat membahayakan dan bisa memicu ledakan susulan,” tegasnya.

Amelia yang duduk di komisi yang membidangi pertahanan, keamanan, dan luar negeri, menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan amunisi nasional.

Ia mendorong Kementerian Pertahanan dan TNI untuk segera melakukan relokasi dan redesain gudang-gudang amunisi, disesuaikan dengan perubahan demografi dan tata ruang di berbagai daerah.

Menurutnya, banyak gudang amunisi yang dulunya berada di lokasi terpencil, kini dikepung oleh pemukiman akibat pertumbuhan penduduk dan ekspansi kawasan urban.

“Dinamika populasi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan keselamatan warga dan prajurit,” jelasnya.

Selain itu, Amelia mendorong pembaruan standar nasional pemusnahan amunisi (disposal) agar lebih adaptif dan aman, serta menutup celah aktivitas informal warga dengan material militer berbahaya.

Amelia juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya para korban dan mendesak pemerintah untuk hadir secara konkret bagi keluarga yang ditinggalkan.

Menurutnya, tragedi serupa pernah terjadi pada 1984 di Cilandak, dan seharusnya menjadi pelajaran berharga agar tak terulang.

“Tragedi besar akibat ledakan gudang amunisi juga pernah terjadi pada tahun 1984 di Cilandak. Jangan sampai sejarah buruk itu terulang,” tandasnya.

Ia menegaskan, Komisi I DPR RI akan terus memperbarui dan mengawasi sistem pengelolaan gudang amunisi dan persenjataan nasional demi keselamatan bersama.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X