Jumat, 12 Juni 2026

Empat Tim Berebut Runner-up: Persis Solo Jadi Batu Sandungan Dewa United

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 13 Mei 2025 | 16:30 WIB
Empat Tim Berebut Runner-up: Persis Solo Jadi Batu Sandungan Dewa United. (KlikSoloNews/dok LIB)
Empat Tim Berebut Runner-up: Persis Solo Jadi Batu Sandungan Dewa United. (KlikSoloNews/dok LIB)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Empat tim berebut runner-up, Persis Solo jadi batu sandungan Dewa United di pekan ke-32.


Meskipun gelar juara BRI Liga 1 2024/25 telah resmi menjadi milik Persib Bandung, kompetisi belum benar-benar usai.


Justru di pekan-pekan terakhir ini, tensi meningkat di papan atas klasemen saat empat tim bersaing ketat untuk mengamankan posisi runner-up—status prestisius yang masih sangat diperebutkan.


Saat ini, Dewa United FC menjadi tim terdepan dalam persaingan ini. Klub yang berjuluk Banten Warriors itu mengoleksi 57 poin dan memimpin tipis atas Persebaya Surabaya yang berada di posisi ketiga dengan 55 poin. Dua laga sisa akan menjadi medan ujian terakhir bagi pasukan Jan Olde Riekerink.


Jika Dewa United mampu menyapu bersih dua pertandingan terakhir, mereka akan menutup musim dengan 63 poin dan tak terbendung sebagai runner-up. Namun, langkah mereka tak boleh salah satu pun—sedikit terpeleset, ancaman dari tim-tim di bawah langsung membayangi.


Pekan ke-32, Dewa United akan menghadapi tuan rumah Persis Solo di Stadion Manahan. Laskar Sambernyawa tengah dalam tren positif usai menang away saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Lukas Enembe Jayapura pada pekan ke-31.


Persis Solo dipastikan menjadi batu sandungan bagi Dewa United untuk mengejar posisi runner-up Liga 1 bersaing dengan Persebaya, Malut United, maupun Borneo FC.


Persebaya Surabaya, yang terus menjaga nyala semangatnya, masih memiliki peluang besar. Syaratnya, menang di dua laga sisa dan berharap Dewa United terpeleset setidaknya sekali. Dengan skenario tersebut, Bajul Ijo akan finis dengan 61 poin dan merebut posisi kedua di akhir musim.


Tak hanya Dewa dan Persebaya, Malut United FC juga secara mengejutkan masuk dalam jalur persaingan. Dengan 53 poin saat ini, mereka bisa mengakhiri musim dengan 59 poin jika meraih dua kemenangan.


Syaratnya lebih kompleks: Dewa United tak boleh lebih dari dua poin tambahan, dan Persebaya maksimal empat poin. Jika itu terjadi, Malut United bakal naik ke posisi runner-up berbekal keunggulan head-to-head.


Sementara itu, di belakang layar persaingan, Borneo FC Samarinda belum mau menyerah. Dengan raihan 52 poin, peluang mereka memang tipis, tapi bukan nol.


Pesut Etam harus menang di dua laga terakhir dan berharap tiga pesaing mereka terpeleset secara bersamaan. Jika berhasil, Borneo FC bisa finis dengan 58 poin—cukup untuk mengguncang hierarki klasemen.


Empat tim, dua pekan tersisa, satu posisi bergengsi. Ini bukan sekadar perlombaan angka, melainkan pertarungan psikologis, taktik jitu, dan semangat juang yang akan menentukan siapa yang layak berdiri sebagai wakil terbaik di bawah sang juara.


Panggung belum benar-benar usai. Runner-up masih terbuka, dan drama Liga 1 belum selesai. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X