Jumat, 12 Juni 2026

Hari Buruh, Wali Kota Respati Berbaur Bersama Pekerja dan Tegaskan Komitmen Perlindungan Hak Buruh

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 4 Mei 2025 | 08:00 WIB
Hari Buruh, Wali Kota Respati Berbaur Bersama Pekerja dan Tegaskan Komitmen Perlindungan Hak Buruh. (KlikSolonews/dok Pemkot Surakarta)
Hari Buruh, Wali Kota Respati Berbaur Bersama Pekerja dan Tegaskan Komitmen Perlindungan Hak Buruh. (KlikSolonews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Wali Kota Surakarta Respati Ardi turun langsung berbaur dengan para pekerja dalam acara yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta, Sabtu 3 Mei 2025.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu diramaikan dengan senam bersama, sambutan, pembagian hadiah, dan bhakti sosial.

Tampak Respati mengikuti senam bersama buruh di tengah suasana penuh keakraban. Kehadirannya bukan hanya simbolik, tetapi juga menunjukkan kedekatan dan kepedulian Pemerintah Kota Surakarta terhadap dunia ketenagakerjaan.

Dalam sambutannya, Respati menegaskan komitmen Pemkot dalam menjamin pemenuhan hak-hak pekerja. Ia mengajak para buruh untuk tidak ragu melaporkan apabila ada pelanggaran hak oleh perusahaan.

“Kalau ada hak yang tidak dipenuhi, sampaikan. Jangan diam. Pemerintah Kota Surakarta siap menjadi mitra yang mendengar dan bertindak,” ujar Respati.

Ia juga menekankan pentingnya solidaritas antarpekerja dan mengimbau agar tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah buruh.

Terkait jaminan sosial, Respati mendorong agar seluruh pekerja, baik sektor formal maupun informal, terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menyebut perlindungan tersebut sebagai hak dasar pekerja yang harus dipenuhi oleh perusahaan.

“BPJS bukan sekadar formalitas. Itu perlindungan nyata untuk kesehatan dan masa depan kalian,” tegasnya.

Pemkot Surakarta, lanjut Respati, telah menjalin kerja sama dengan BPJS untuk meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam mendaftarkan pekerjanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kota ini sudah memiliki Perda yang melindungi hak-hak buruh, termasuk dari praktik-praktik tidak manusiawi seperti penahanan ijazah.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah dan simbolisasi bhakti sosial. Pemkot berharap peringatan Hari Buruh ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha dalam mewujudkan iklim kerja yang sehat, adil, dan berkelanjutan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X