Jumat, 12 Juni 2026

SBY Beri Masukan ke Presiden Prabowo soal Respons Indonesia terhadap Kenaikan Tarif Impor AS

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 15 April 2025 | 09:00 WIB
SBY Beri Masukan ke Presiden Prabowo soal Respons Indonesia terhadap Kenaikan Tarif Impor AS. (KlikSolonews/dok)
SBY Beri Masukan ke Presiden Prabowo soal Respons Indonesia terhadap Kenaikan Tarif Impor AS. (KlikSolonews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan dirinya sempat memberikan tujuh poin masukan strategis kepada Presiden Prabowo Subianto.

Masukan tersebut disampaikan SBY dalam merespons kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump. Ia menyebut, mayoritas dari masukan itu diakomodasi pemerintah.

Hal ini disampaikannya dalam forum diskusi “Dinamika dan Perkembangan Dunia Terkini: Geopolitik, Keamanan, dan Ekonomi Global” di Jakarta, Minggu 13 April 2025, dilansir Voiceofnusantara, jejaring KlikSoloNews.

“Saya bersyukur karena yang dijelaskan para menteri dan juga Presiden Prabowo hampir 80 persen sejalan dengan pandangan saya,” kata SBY.

SBY mengaku tergerak memberikan saran karena merasa prihatin terhadap dampak kebijakan proteksionisme AS terhadap perdagangan global, termasuk Indonesia.

Menurutnya, dalam menghadapi tekanan internasional, bangsa ini harus mengedepankan strategi yang rasional, tidak emosional.

“Kita harus paham batas kemampuan kita. Apa yang realistis dan bisa kita capai, dan apa yang tidak,” ujarnya menambahkan.

Lebih jauh, SBY menyoroti perlunya kesiapan nasional yang holistik dalam menghadapi berbagai ketidakpastian global—tak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga geopolitik dan keamanan.

“Kita harus siap. Perubahan global begitu cepat. Maka, Indonesia harus adaptif, mengantisipasi segala kemungkinan,” tutur SBY.

Ia menekankan pentingnya posisi aktif Indonesia dalam merespons krisis dunia, bukan hanya bertahan, tetapi turut berkontribusi sebagai bagian dari solusi global.

Dengan kekuatan sumber daya manusia dan alam yang dimiliki, SBY yakin Indonesia mampu memainkan peran strategis di tingkat regional maupun internasional.

“Indonesia punya modal besar. Sekarang saatnya kita aktif memanfaatkannya,” ucapnya.

SBY yang juga berlatar belakang militer, menegaskan pemahamannya tentang dinamika geopolitik kawasan bukan hal baru. Ia menilai kawasan Asia Tenggara memiliki sensitivitas tinggi terhadap konflik global dan perlu kesiapsiagaan yang kuat.

“Saya tahu betul bagaimana sensitifnya kawasan ini terhadap gejolak dunia. Maka, perdamaian dan stabilitas harus terus kita jaga,” tutup SBY.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X