Jumat, 12 Juni 2026

Arus Balik Lebaran: Flag Off One Way Nasional Diberlakukan 6 April

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 4 April 2025 | 15:08 WIB
Kondisi arus lalu lintas di ruas tol Semarang - Batang, tepatnya di KM 398 arah Cipali terpantau mengular lebih dari 4 Km pada Jumat 4 April 2025, pukul 14.00 WIB. (KlikSoloNews/Eko Purwanto)
Kondisi arus lalu lintas di ruas tol Semarang - Batang, tepatnya di KM 398 arah Cipali terpantau mengular lebih dari 4 Km pada Jumat 4 April 2025, pukul 14.00 WIB. (KlikSoloNews/Eko Purwanto)

BALI, KLIKSOLONEWS.COM - Korlantas Polri menyiapkan strategi khusus sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadapi arus balik Lebaran 2025.

Salah satu langkah yang telah dirancang adalah penerapan sistem flag off one way nasional, yang akan diberlakukan pada 6 April 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan arus mudik telah berjalan lancar dengan minim kejadian kecelakaan menonjol. Oleh karena itu, pihaknya kini fokus pada strategi pengamanan arus balik guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

Dalam konferensi pers yang digelar di Bali pada Jumat 4 April 2025, Irjen Pol Agus menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait untuk merumuskan skenario arus balik.

"Kami telah diperintahkan oleh Bapak Kapolri untuk memastikan strategi arus balik berjalan optimal. Selain merumuskan skenario, kami juga menebalkan personel di titik-titik strategis, baik di jalan tol, jalur alternatif nasional, maupun tempat wisata," ujarnya.

Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 6 April 2025, di mana flag off one way nasional akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah menteri dan pejabat tinggi lainnya.

Penerapan Sistem One Way

Korlantas Polri juga menyiapkan sarana prasarana kendaraan patroli yang akan disebar di sepanjang jalur arus balik untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pemudik. Salah satu strategi utama yang akan diterapkan adalah sistem contraflow berdasarkan parameter lalu lintas di Kilometer (KM) 71.

-
Suasana di pintu keluar Gerbang Tol Salatiga, mulai padat pada Jumat 4 April 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

"Jika volume kendaraan mencapai 5.500 per jam secara berturut-turut, maka akan diberlakukan contraflow di lajur 1. Jika meningkat menjadi 6.400 kendaraan per jam, contraflow akan diperluas ke lajur 2 dan 3," jelas Irjen Pol Agus.

Selain itu, one way lokal tahap pertama juga akan diterapkan pada 3 April 2025 dari KM 188 hingga KM 70, yang kemungkinan akan diperpanjang hingga KM 246 jika kondisi lalu lintas meningkat.

"Langkah ini akan membantu memperlancar arus balik dari wilayah timur seperti Pejagan, Brebes, Tegal, Kalikangkung, dan Semarang ke arah Jakarta," tambahnya.

Dengan strategi dan koordinasi yang matang ini, diharapkan arus balik Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai tagline Kapolri, Mudik Aman, Keluarga Nyaman, Selamat Sampai Tujuan.

Sementara itu, dari pantauan KlikSoloNews di beberapa titik di Jawa Tengah, kepadatan arus mulai tampak dari Gerbang Tol Salatiga hingga Kendal, pada pukul 14.00 WIB. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X