Jumat, 12 Juni 2026

Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Ciu dan Ratusan Botol Miras Hasil Operasi Pekat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 21 Maret 2025 | 22:10 WIB
Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Ciu dan Ratusan Botol Miras Hasil Operasi Pekat. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Ciu dan Ratusan Botol Miras Hasil Operasi Pekat. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Polresta Surakarta memusnahkan barang bukti hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) selama Ramadan pada Jumat 21 Maret 2025 di Mapolresta Surakarta.


Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, menyatakan barang bukti yang dimusnahkan meliputi 1.512 liter ciu, 279 botol minuman keras (miras), serta 300 knalpot brong.

Catur Cahyono juga mengungkapkan angka kriminalitas yang diwaspadai mengalami penurunan hingga 50 persen pada tahun ini berkat pelaksanaan Operasi Pekat dan KRYD.

"Kriminalitas yang diwaspadai di tahun ini mengalami penurunan sekitar 50 persen. KRYD atau Pekat ini dapat menurunkan tingkat kriminalitas, tetapi yang perlu diantisipasi utamanya adalah kegiatan yang berkaitan dengan lalu lintas dan keselamatan," ujarnya.

Dalam aksi simbolis, Wali Kota Surakarta Respati Ardi turut serta dalam proses penghancuran botol minuman keras dengan menggunakan alat berat.

Pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk ketegasan aparat dalam menegakkan ketertiban dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat, terutama selama bulan Ramadan dan menjelang arus mudik lebaran.

Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat (Ketupat) Candi 2025, yang bertujuan untuk pengamanan Idulfitri 1446 H.

Operasi Ketupat Candi 2025 akan berlangsung selama 14 hari dengan melibatkan 900 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, serta elemen pengamanan lainnya.

Sebanyak lima pos pelayanan dan pengamanan mudik telah disiapkan selama operasi ini, yaitu Pos Pelayanan di Benteng Vastenburg, Pos Terpadu di depan Terminal Tirtonadi, serta pos di perbatasan wilayah Surakarta seperti Makuto, Faroka, dan Jurug.

"Pos di Jurug ditempatkan di depan Solo Safari karena berkaitan dengan tempat wisata dan berbatasan langsung dengan Karanganyar," tandas Kapolresta.

Sementara itu Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menegaskan komitmen Pemkot Surakarta dalam mendukung kelancaran mudik tahun ini.

"Sesuai arahan Bapak Presiden dan BaKpak Gubernur, mudik tahun ini harus menjadi momentum kebersamaan. Bersama elemen masyarakat, kepolisian, dan TNI, kita sengkuyung bareng-bareng, bersinergi, agar Kota Solo menjadi tujuan mudik yang aman dan nyaman," ujarnya.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X