SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi menerima audiensi dari Direktur Utama RS Sardjito di Loji Gandrung pada Senin 17 Maret 2025.
Pertemuan ini membahas kesiapan operasional RS Kardiologi UEA yang ditargetkan mulai beroperasi pada April mendatang.
“Kehadiran RS Kardiologi UEA akan menjadi terobosan baru bagi warga Solo, menghadirkan fasilitas kesehatan modern bertaraf internasional yang sebelumnya belum ada di kota ini,” ujar Respati.
Dengan doa dan dukungan semua pihak, RS Kardiologi UEA diharapkan segera melayani masyarakat dalam waktu dekat.
"Insyaallah tidak ada kendala berarti, semoga di bulan depan (April) sudah bisa beroperasi dan RS ini jadi salah satu rumah sakit kebanggaan warga Solo," tandas Respati Ardi optimistis dengan segala persiapan RS Kardiologi UEA ini.
Sebelumnya diberitakan, Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem al-Dhaheri, meninjau Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates Indonesia di kawasan Solo Technopark, Kecamatan Jebres, pada Kamis (6/3/2025).
Abdulla menghabiskan hampir dua jam untuk meninjau seluruh area bangunan tiga lantai tersebut, termasuk pengecekan pengisian peralatan medis.
Menurut Sekda Solo, Budi Murtono, kunjungan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan peralatan medis yang telah terpasang.
-
RS Kardiologi Emirates Indonesia merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan UEA. Rumah sakit ini dibangun di atas lahan seluas 17.000 meter persegi dengan bangunan seluas 8.750 meter persegi yang terdiri dari tiga lantai.
Desainnya mengusung konsep berkelanjutan, termasuk penggunaan panel surya sebagai sumber energi dan penampungan air hujan untuk mendukung operasional.
Fasilitas rumah sakit ini juga terbilang canggih, dengan tiga kamar operasi. Salah satunya dilengkapi Operating Room (OR) hybrid serta unit perawatan koroner, Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Intensive Care Unit (ICU), dan Day Service Unit (DSU).
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dilengkapi sembilan tempat tidur dengan fasilitas triase, resusitasi, observasi, tindakan, dan isolasi.
Diharapkan, kehadiran RS Kardiologi Emirates Indonesia dapat meningkatkan akses masyarakat Solo dan sekitarnya terhadap layanan kesehatan jantung berkualitas tinggi.
Pembangunan rumah sakit ini juga memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan UEA di bidang kesehatan. (ks01)