Jumat, 12 Juni 2026

Akpol Semarang Jadi Pionir Program Pekarangan Pangan Lestari sebagai Solusi Ketahanan Pangan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 25 Februari 2025 | 12:40 WIB
Akpol Semarang Jadi Pionir Program Pekarangan Pangan Lestari sebagai Solusi Ketahanan Pangan. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)
Akpol Semarang Jadi Pionir Program Pekarangan Pangan Lestari sebagai Solusi Ketahanan Pangan. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang kembali menjadi pionir dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan peluncuran Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada Senin 24 Februari 2025.


Program yang digagas oleh Polri dan Bhayangkari ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan secara nasional, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan pola makan bergizi yang terjangkau bagi masyarakat.


Menurut Ny Juliati Sigit Prabowo, Ketua Umum Bhayangkari, inisiatif P2L di Akpol adalah langkah pertama yang akan ditiru di seluruh jajaran Polri.


Bhayangkari, dalam kolaborasi dengan Polri, berkomitmen untuk menjadikan pekarangan—baik rumah, asrama, hingga kantor polisi—sebagai sumber pangan yang bermanfaat.


"Program ini bukan hanya soal mengelola pekarangan dengan bijak, tetapi juga tentang bagaimana kita menciptakan kemandirian pangan yang bisa mengurangi ketergantungan pada sumber luar," ujarnya dalam acara peluncuran.


Akpol Semarang kini menjadi laboratorium hidup bagi penerapan konsep ini, dengan pendekatan yang menyeluruh dan berkelanjutan.


Mulai dari kolam nila yang dapat menjadi sumber protein, taman hidroponik untuk menyediakan sayuran segar, hingga Edu Wisata Ketahanan Pangan yang akan mengedukasi generasi muda tentang pentingnya mengelola sumber daya alam secara efisien.


Program ini juga mengintegrasikan pengelolaan limbah agar lebih ramah lingkungan.


Lebih lanjut, Ketua Umum Bhayangkari berharap agar seluruh lembaga pendidikan dan institusi Polri di Indonesia dapat mengadopsi model P2L yang sudah berhasil diterapkan di Akpol.


"Dengan adanya keberlanjutan dan replikasi P2L ini, kami berharap seluruh jajaran Polri dapat lebih mandiri dalam hal pemenuhan pangan," lanjutnya.


Di samping itu, Gubernur Akpol, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, menyampaikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun di Akpol akan menargetkan untuk menyediakan makanan bergizi bagi 3.000 siswa setiap harinya, termasuk bagi anak-anak dari TK dan SD Kemala Bhayangkari.


Ini menjadi bukti nyata ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga distribusi yang tepat sasaran.


Dengan adanya sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat, diharapkan Program Pekarangan Pangan Lestari di Akpol dapat menjadi model yang tak hanya memberi manfaat bagi internal Polri, tetapi juga dapat menginspirasi gerakan ketahanan pangan di seluruh Indonesia. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X