KLIKSOLONEWS.COM - Harapan masyarakat untuk mendapatkan tiket pesawat lebih terjangkau saat mudik Lebaran 2025 semakin terbuka. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan bahwa telah dilakukan pembicaraan mengenai potensi diskon harga tiket pesawat untuk periode tersebut.
Keberhasilan menurunkan harga tiket selama liburan akhir tahun tidak lepas dari kerja sama lintas sektor antara Kementerian BUMN dan berbagai pemangku kepentingan. Erick menegaskan kolaborasi serupa diharapkan bisa diterapkan kembali agar masyarakat dapat menikmati tarif penerbangan yang lebih murah saat mudik Lebaran.
"Kita sukses menurunkan harga tiket sebesar 10 persen saat Natal dan Tahun Baru kemarin, dan hari ini sudah ada pembicaraan untuk Lebaran," ujar Erick dalam keterangan resminya pada Rabu, 12 Februari 2025.
Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi juga menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk merealisasikan rencana ini.
Menurutnya, kebijakan diskon tiket saat Natal dan Tahun Baru 2024/2025 memberikan dampak positif terhadap industri penerbangan nasional, dengan pertumbuhan penerbangan domestik mencapai 10,3 persen secara tahunan (year on year) dan rata-rata tingkat keterisian penumpang (load factor) mencapai 80 persen.
Dudy berharap kebijakan serupa dapat diterapkan kembali untuk periode angkutan Lebaran 2025, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati perjalanan udara dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain potensi diskon tiket, pemerintah juga tengah mengkaji upaya peningkatan kapasitas penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
Peningkatan frekuensi penerbangan, optimalisasi bandara, serta insentif bagi maskapai penerbangan menjadi langkah-langkah yang sedang dibahas untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2025.
Dengan adanya rencana ini, masyarakat berharap kebijakan yang diambil tidak hanya meringankan biaya perjalanan tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas moda transportasi udara bagi pemudik di seluruh Indonesia. (KS06)