Jumat, 12 Juni 2026

Cuaca Buruk, Dua Kapal Kandas di Pantai Cipta Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 31 Januari 2025 | 22:20 WIB
Cuaca Buruk, Dua Kapal Kandas di Pantai Cipta Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)
Cuaca Buruk, Dua Kapal Kandas di Pantai Cipta Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM - – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Semarang kembali menimbulkan permasalahan serius di sektor pelayaran.


Dua kapal, TK. BINA SAMUDERA 38 dan FC KINGKONG, mengalami insiden larat dan kandas di Pantai Cipta, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.


Kejadian ini tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi laut, tetapi juga menimbulkan tantangan besar dalam proses evakuasi.


Menurut laporan, insiden ini terjadi pada Rabu, 29 Januari 2025, ketika TK. BINA SAMUDERA 38, yang membawa muatan kayu log, terseret arus hingga terdampar di pantai sekitar pukul 14.00 WIB.

Upaya penarikan kapal dengan bantuan TB. BINA BENUA 36 pada malam harinya mengalami kegagalan akibat cuaca yang semakin memburuk. Tali penarik yang digunakan untuk proses evakuasi putus, menambah kompleksitas situasi.

Tidak berselang lama, pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, kapal FC KINGKONG yang tengah lego jangkar di perairan Pelabuhan Tanjung Emas juga mengalami nasib serupa. Kapal ini terseret arus dan akhirnya kandas tepat di belakang TK BINA SAMUDERA 38.

Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak material dari kejadian ini cukup besar. Kondisi kapal yang miring dan diduga mengalami kebocoran akibat benturan dengan batu pemecah gelombang menambah potensi kerugian.

Muatan kayu log dari TK. BINA SAMUDERA 38 pun sebagian jatuh ke laut, sehingga memerlukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui jumlah pasti kerugian.

Ditpolairud Polda Jateng langsung turun tangan untuk mengamankan lokasi dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat proses evakuasi.

Kombes Pol Hariadi, Direktur Polairud Polda Jateng, menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan di lokasi dan memastikan tidak ada gangguan keamanan maupun ancaman terhadap lingkungan sekitar.

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses evakuasi dapat segera dilakukan. Fokus utama kami adalah keselamatan awak kapal serta mencegah dampak lingkungan dari kebocoran tongkang maupun muatan kayu yang jatuh ke laut,” ujar Kombes Pol Hariadi pada Jumat 31 Januari 2025, pagi.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pelayaran di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, terutama dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah perairan Jawa Tengah.

Sementara itu, TK. BINA SAMUDERA 38 dan FC KINGKONG masih berada dalam kondisi kandas, menunggu proses evakuasi lebih lanjut. Cuaca yang masih fluktuatif menjadi kendala utama dalam upaya pemindahan kedua kapal tersebut. (KS01)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X