Jumat, 12 Juni 2026

Program Makan Bergizi Gratis Berbuah Petaka, Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 16 Januari 2025 | 20:38 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Berbuah Petaka, Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan. (KlikSoloNews/dok)
Program Makan Bergizi Gratis Berbuah Petaka, Puluhan Siswa SD di Sukoharjo Keracunan. (KlikSoloNews/dok)

SUKOHARJO, KLIKSOLONEWS.COM – Sebanyak 10 siswa dari SD Negeri Dukuh 03 Sukoharjo mengalami keracunan usai menyantap menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 16 Januari 2025.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, setelah makanan yang diterima sekitar pukul 09.00 WIB diduga menjadi penyebab gejala keracunan pada beberapa siswa.

Kepala SD Negeri Dukuh 03, Lilik Kurniasih, menjelaskan bahwa sekitar 200 siswa di sekolah tersebut terlibat dalam program MBG pada hari itu.

"Di sini ada 200 siswa, ada sekitar 10 anak yang merasa mual setelah makan, hampir satu kelas ada," katanya saat ditemui di SD Negeri Dukuh 03.

Beberapa siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengeluh mual, pusing, dan bahkan ada yang muntah setelah mengonsumsi menu makan siang yang terdiri dari nasi putih, ayam tepung, ca wortel tahu, buah naga, dan susu.

Menurut laporan, beberapa siswa juga mencium bau tidak sedap dari ayam tepung yang disajikan.

"Beberapa anak merasa mual, pusing, bahkan ada yang sampai muntah. Gejalanya hampir satu kelas merasakannya," kata Lilik.

Menanggapi kejadian ini, pihak sekolah segera menghubungi tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta petugas kesehatan dari Puskesmas Sukoharjo Kota untuk menangani para siswa yang mengalami gejala keracunan.

Petugas langsung memberikan obat-obatan dan memastikan kondisi anak-anak yang terkena dampak.

"Alhamdulillah, segera ditangani oleh petugas, dan semuanya sudah diberi obat. Keadaan mereka membaik," tambah Lilik.

Untuk langkah selanjutnya, pihak sekolah memutuskan untuk menarik makanan yang masih ada untuk mencegah keracunan lebih lanjut. Lilik menduga proses memasak bisa menjadi penyebab dari peristiwa ini.

Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota, dokter Kunari Mahanani, memberikan penjelasan terkait kondisi para siswa. Ia menyatakan bahwa sekitar 50 siswa menerima obat-obatan setelah mengeluh gejala mual dan pusing.

Meskipun ada keluhan mengenai tekstur ayam tepung yang tidak seperti biasa, Kunari menegaskan bahwa kondisi para siswa tidak memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

"Anak-anak ini hanya mengalami gejala mual, muntah, dan pusing. Kami sudah melakukan penanganan, memberikan obat, dan mengobservasi mereka. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, dan insya Allah tidak ada yang bertambah gejalanya besok," ujar Dr. Kunari.

Pihak Puskesmas juga menegaskan penyebab keracunan kemungkinan besar terkait dengan proses memasak makanan yang tidak sempurna, meskipun bau atau bentuk makanan tidak menunjukkan indikasi masalah.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi sekolah dan pihak terkait untuk lebih berhati-hati dalam memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X