Jumat, 12 Juni 2026

Pilkada Solo 2024: Diskusi Bareng Anak Muda, Teguh Prakosa Tegaskan Pemerintah Siap Hadir Fasilitasi UMKM

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 6 November 2024 | 22:29 WIB
Pilkada Solo 2024: Diskusi Bareng Anak Muda, Teguh Prakosa Tegaskan Pemerintah Siap Hadir Fasilitasi UMKM. (KlikSoloNews/dok)
Pilkada Solo 2024: Diskusi Bareng Anak Muda, Teguh Prakosa Tegaskan Pemerintah Siap Hadir Fasilitasi UMKM. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Pasangan bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakl Wali Kota Solo nomor 01, Teguh Prakosa dan Bambang ‘Gage’ menggelar diskusi terbuka bersama anak muda yang tergabung dalam Komunitas Cah Wingi Sore.

Diskusi yang digelar di Kedai Teh Tarik 88, Selasa 5 November 2024,  malam itu menjadi wadah anak muda Solo, termasuk mahasiswa, pengusaha muda dan pekerja seni, untuk menyampaikan aspirasi dan keresahan mengenai berbagai isu, terutama berkaitan dengan peran UMKM dan inovasi pemuda.

Dalam diskusi itu, Teguh menyoroti idealisme anak-anak muda yang kerap terkendala keterbatasan finansial.

“Ini kan idealisme. Anak-anak muda ini malu, kalau ingin ‘minta pada pemerintah’ ini kan malu. Idealismenya tinggi, tapi sebetulnya dia tidak punya kemampuan finansial,” terang dia.

Menurut petahana Wali Kota Solo ini, tidak semua anak muda bermodal besar untuk meraih kesuksesan, sehingga pemerintah perlu hadir memfasilitasi mereka.

“Kami memberi ruang untuk memfasilitasi, agar yang tidak mampu pun bisa meraih sukses. Nah kuncinya itu,” tegas Sekretaris DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo tersebut.

Teguh menekankan pentingnya kolaborasi dan sharing ilmu antara pengusaha muda yang telah sukses dan pengusaha pemula.

“Nanti akan kami kumpulkan, mana orang-orang yang sudah bertalenta, sudah menghasilkan dan punya anak buah, atau sudah mempunyai outlet-outlet lebih dari satu,” kata dia.

“Sudah ada pelatihan yang berjalan sebagai bagian dari program tersebut, namun yang terpenting adalah kontinuitas dan komitmen dari pemerintah dan anak muda,” sambung Teguh.

Berpikir Global, Bertindak Lokal

Calon Wakil Wali Kota, Bambang Gage, menambahkan bahwa pengelompokan atau klaster jenis usaha dibutuhkan untuk memajukan UMKM.

“Kita ingin ada klaster UMKM, seperti kuliner dan fashion, harus dibedakan. Ini sudah di level berapa, kemudian naik kelasnya mau sampai level ke berapa,” jelas Bambang.

Pengusaha muda bidang periklanan ini menekankan pentingnya pelaku UMKM untuk berpikir global namun bertindak global.

“Misalnya dengan mengembangkan motif batik yang unik untuk menembus pasar internasional.”

Ia pun menggarisbawahi pentingnya kehadiran pemerintah dalam pengembangan UMKM milik generasi muda.

“Kita memberikan apa yang mereka butuhkan, bukan yang hanya kita rencanakan. Tapi apa yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga tepat sasaran, tepat guna dan tepat kebutuhan,” jelas Bambang.

Perwakilan Komunitas Cah Wingi Sore, Dading Baskoro Wibowo, menjelaskan bahwa diskusi bertujuan memfasilitasi penyampaian pandangan dan keresahan anak muda.

“Kegiatan ini sifatnya santai, di mana kegiatan ini adalah upaya menampung dan menyampaikan keresahan dan kegelisahan anak muda tentang isu dan realita yang ada di Kota Solo,” katanya.

Dading menambahkan, selama ini ada jarak antara anak muda dan pemerintah. Ia berharap diskusi dapat mengurangi batasan tersebut.

“Mungkin karena ada keraguan atau kurang beraninya anak-anak muda ini dalam menyampaikan gagasan,” jelas Dading.

Dading berharap acara serupa dapat menjadi tempat anak muda untuk menyampaikan inovasi, ide dan pandangan mereka mengenai pembangunan Kota Solo. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X