Jumat, 12 Juni 2026

Kedapatan Bawa Psikotropika di Pinggir Jalan Pasar Burung Depok, Polisi Amankan Oknum Suporter PSIS Semarang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Minggu, 18 Agustus 2024 | 13:06 WIB
Kedapatan Bawa Psikotropika di Pinggir Jalan Pasar Burung Depok, Polisi Amankan Oknum Suporter PSIS Semarang. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)
Kedapatan Bawa Psikotropika di Pinggir Jalan Pasar Burung Depok, Polisi Amankan Oknum Suporter PSIS Semarang. (KlikSoloNews/dok Polresta Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Polresta Surakarta mengamankan seorang oknum suporter PSIS Semarang berinisial AAS (19) asal Batang, karena kedapatan memiliki dan menyimpan psikotropika serta obat keras.

Penangkapan terjadi di pinggir jalan dekat Pasar Burung Depok, Surakarta, menjelang pertandingan Derby Jateng antara Persis Solo vs PSIS Semarang di Stadion Manahan Solo.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian mengamankan AAS setelah mendapat informasi mengenai sekumpulan suporter PSIS Semarang yang berkumpul di area tersebut.

"Kami sedang melaksanakan tugas pengamanan untuk pertandingan sepak bola derby Jateng ketika kami mendapat informasi bahwa ada sekelompok suporter di pinggir jalan Pasar Burung Depok. Sesuai dengan regulasi Liga 1 yang melarang kehadiran suporter tim tamu, kami membubarkan mereka," jelas Kombes Iwan.

Selama pemeriksaan, ditemukan bahwa AAS membawa satu butir pil Atarax (alprazolam) dan satu butir pil trihexyphenidyl, yang merupakan obat keras dan psikotropika.

"Pengakuan dari pelaku menyebutkan bahwa ia membeli psikotropika tersebut pada hari Jumat, 16 Agustus 2024, dari seseorang yang dikenal di tempat hiburan di Siwalan, Sragen, seharga Rp30.000 per butir," kata Kapolresta.

AAS juga mengungkapkan bahwa ia telah mengonsumsi Atarax sebelumnya untuk merasa tenang dan mengurangi kecemasan.

Setelah diamankan, AAS dibawa ke Mako Sat Resnarkoba Polresta Surakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolresta menambahkan,

"Setelah proses pemeriksaan, pelaku akan diserahkan kepada Yayasan Cahaya Kusuma Bangsa untuk menjalani rehabilitasi."

Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan hukum terkait penggunaan obat-obatan terlarang, terutama di kalangan suporter yang menyaksikan pertandingan sepak bola.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memantau dan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X