Sementara itu, Kapolsek Colomadu, AKP Bambang Subekti membenarkan adanya kejadian terbakarnya SPBU di wilayah hukumnya tersebut.
"Ya, benar SPBU Colomadu, Karanganyar terbakar. Masih dimintai keterangan terkait penyebab kejadian," tutur Subekti.
Dia mengatakan total ada tiga mesin dispenser atau pompa pengisian SPBU di lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, satu yang terbakar dan sisanya aman tidak terbakar.
"Sudah ada tiga kendaraan mobil pemadam kebakaran dari BPBD dan Damkar untuk memadamkan api. Pemadaman berlangsung selama 30 menit," katanya.
Ia mengatakan untuk saat ini masih dalam proses pendinginan. SPBU ditutup sementara dengan memasang garis polisi.
"Kami pasang garis polisi di lokasi kejadian. Operasional SPBU sementara ini dihentikan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Terpisah, Area Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Brasto Galih Nugroho, mengaku baru mengecek adanya laporan kebakaran tersebut.
"Baru kita cek (kejadian kebakaran SPBU Colomadu, Karanganyar)," kata Brasto. (ks02)