"Jika ada saran tentang pemakaian kemasan yang bisa digunakan berulang kali, seperti piring dan tray stainless, kami akan mempertimbangkan itu. Kami akan uji coba berbagai opsi untuk memastikan tidak ada dampak negatif dari penggunaan kemasan plastik," jelasnya.
Gibran juga mengungkapkan keterbukaan terhadap kontribusi dari pihak-pihak lain untuk mendukung program ini.
"Kami sangat terbuka bagi siapapun yang ingin berkontribusi dalam program makan siang gratis, entah itu dengan menyumbang menu tambahan atau susu tambahan. Kami juga senang jika ada pihak swasta yang berpartisipasi," katanya.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah dan mendukung upaya pemerataan pendidikan di seluruh wilayah. (KS02)