"Soal-soal tesnya cukup sulit, ada yang umum dan ada yang khusus tentang penyiaran. Saya berharap bisa berkontribusi dalam pengembangan penyiaran melalui konten lokal," tuturnya.
Sementara itu, peserta incumbent KPID Jateng, Muhammad Aulia, mengaku tidak menemui kendala berarti dalam mengerjakan soal-soal tes. Namun, ia mencatat bahwa pelaksanaan tes kali ini lebih rapi dan fleksibel dibandingkan tahun sebelumnya.
"Penyelenggaraannya lebih rapi karena menggunakan sistem CAT dan lebih fleksibel," ujarnya.
Aulia berharap jika lolos seleksi, ia dapat melanjutkan program stratifikasi lembaga penyiaran di Jawa Tengah. Menurutnya, program ini merupakan satu-satunya di Indonesia dan menjadi pilot project. (ks02)