Jumat, 12 Juni 2026

Penipuan Berkedok Sedekah Takjil di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Katering Rugi Hampir Rp 1 Miliar

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 19 April 2024 | 18:35 WIB
(ilustrasi) Penipuan Berkedok Sedekah Takjil di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Katering Rugi Hampir Rp 1 Miliar. (KlikSoloNews/dok JatengNOW)
(ilustrasi) Penipuan Berkedok Sedekah Takjil di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Katering Rugi Hampir Rp 1 Miliar. (KlikSoloNews/dok JatengNOW)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Kasus penipuan berkedok sedekah makanan takjil untuk sahur dan buka puasa terjadi di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.

Pelaku berpura-pura bersedekah takjil gratis, namun setelah kegiatan selesai, ia tidak memenuhi kewajiban untuk membayar katering.

Seseorang berinisial S melaporkan ke Satreskrim Polresta Solo atas dugaan penipuan oleh E. Pelaku E mengaku mendapatkan tender orderan dari S untuk mengirim makanan katering.

S kemudian memesan takjil untuk dibagikan di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo selama bulan Ramadan lalu dengan nilai kontrak hampir Rp 1 miliar.

Setelah kegiatan bagi-bagi takjil selesai, E tidak membayar tagihan kepada dua katering yang ditunjuk.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Iwan Saktiadi, membenarkan adanya informasi dugaan penipuan tersebut.

“Memang sampai kemarin itu salah satu warga berinisial S datang ke Satreskrim Polresta Solo untuk laporan. Dia merasa dipesani (takjil) oleh E,” kata Iwan dilansir JatengNOW, jejaring KlikSoloNews.

Polresta Surakarta akan menindaklanjuti laporan tersebut dan mengarahkan S untuk mengumpulkan bukti-bukti.

“Kita tindak lanjuti. Namun kita juga arahkan untuk mengumpulkan bukti-bukti sekalian,” jelasnya.

Wakil Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Bagus Sigit Setiawan mengatakan bahwa itu diluar sepengetahuan pengelola.

Karena semua katering yang menjalin kerja sama dengan Masjid Zayed Solo tidak ada persoalan.

“Belum ada keterangan jelas. Yang jelas semua katering yang menjalin kerjasama dengan Masjid Zayed tidak ada persoalan. Kalau yang itu di luar sepengetahuan pengelola,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 19 April 2024.

Bagus menjelaskan makanan katering sempat dikirim ke Masjid Zayed dan bilangnya itu shodaqoh. Makanan itu dikirim menjelang sahur di awal bulan puasa kemarin.

“Awalnya itu datang untuk pembagian sahur bersama terus tak sampaikan kita tidak ada pembagian buat sahur bersama. Itu di awal bulan ramadan, tidak dihitung jumlahnya berapa,” ungkap dia.

Untuk makanannya, lanjut dia, kemudian dibagi-bagikan ke warga. Itu yang membagikan dari pihak katering sendiri.

Bagus mengakui belum ada konfirmasi lebih lanjut soal ini. “Kita juga tidak mengambil bagian untuk mengurusi itu,” sambungnya. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X