Sabtu, 13 Juni 2026

BREAKING NEWS: Diduga Match Fixing, Polisi Tangkap 4 Wasit Liga 2

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 27 September 2023 | 21:52 WIB
BREAKING NEWS: Diduga Match Fixing, Polisi Tangkap 4 Wasit Liga 2. (KlikSoloNews/tangkapan layar Instagram Polri)
BREAKING NEWS: Diduga Match Fixing, Polisi Tangkap 4 Wasit Liga 2. (KlikSoloNews/tangkapan layar Instagram Polri)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMBreaking news dari Mabes Polri. Polisi berhasil menangkap 4 wasit Liga 2 yang diduga melakukan match fixing atau pengaturan skor pertandingan.

Satgas Anti Mafia Bola menetapkan 6 orang tersangka dalam kasus match fixing pada pertandingan Liga 2. Enam tersangka tersebut masing-masing empat orang sebagai wasit dan satu orang liaison officer (LO) wasit dan seorang lagi selaku pengantar uang atau kurir uang.

Keterangan terebut disampaikan Wakabaresrim Polri selaku Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Irjen Asep Edi Suheri, saat jumpa pers, Rabu 27 September 2023, malam.

Dalam keterangannya, Irjen Asep Edi Suheri menjelaskan, para tersangka diduga bekerja sama untuk mengatur pertandingan dengan maksud memenangkan salah satu tim.

“Dugaan kecurangan ini ditemukan setelah penyisdik menganalisa sejumlah pertandingan Liga 2 pada November 2018,” ucap Irjen Asep saat jumpa pers yang disiarkan Instagram Polri.

Dia mengungkapkan, dari diketahui terdapat wasit yang terindikasi terlibat dalam praktik match fixing pada pertandingan Liga 2 antara klub 'X' melawan klub 'Y' pada November 2018.

Atas temuan itu, penyidik kemudian menerbitkan laporan polisi model A. Kemudian melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi.

"Dari hasil penyidikan, penyidik telah memperoleh bukti yang cukup, maka ditetapkan 6 orang tersangka," tegas Asep.

Para tersangka itu berinisial K selaku liaison officer (LO) wasit dan A selaku kurir pengantar uang. Mereka diduga telah memberi suap kepada para wasit yang bertugas.

“Kemudian ada 4 wasit Liga2 yang juga ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Mereka berinisial M selaku wasit tengah, E selaku asisten wasit 1, R berperan sebagai asisten wasit 2, dan A selaku wasit cadangan,” urainya.

Alur kerja pemberian suap tersebut berawal saat pihak klub 'X' melobi perangkat wasit agar dapat membantu memenangkan pertandingan dengan iming-iming hadiah berupa uang.

"Pihak klub memberikan uang sebesar Rp 100 juta kepada para wasit di tempat para wasit menginap, dengan maksud agar klub X menang melawan klub Y," tuturnya. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X