Jumat, 12 Juni 2026

Kick Off Jawara UMKM: Dorong UMKM di Solo Go Digital, Go Global dan Go Finansial

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:27 WIB
Suasana diskusi Kick Off Jawara UMKM yang dipandu Astrid Widayani di Solo Technopark, Sabtu 17 Juni 2023. (KlikSoloNews/Adhirajasa)
Suasana diskusi Kick Off Jawara UMKM yang dipandu Astrid Widayani di Solo Technopark, Sabtu 17 Juni 2023. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

EKONOMI, KLIKSOLONEWS.COMUMKM di Kota Solo didorong untuk Go Digital, Go Global, dan Go Finansial.

Pernyataan tersebut tersaji pada Kick Off Jawara UMKM di Solo Technopark, Sabtu 17 Juni 2023. Di mana, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) didorong naik kelas melalui program inovasi jaringan wirausaha berdaya atau Jawara UMKM.

Sebanyak 100 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) didorong naik kelas melalui program Jawara UMKM dengan berkolaborasi agar segera onboarding digital dan merambah mata rantai pasar global.

Acara Kick Off Jawara UMKM tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Solo, Wahyu Kristina, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prastowo, dan Founder Jawara UMKM, Astrid Widayani.

Hadir pula Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, Ferry Septha Indrianto serta Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Solo, Respati Ardi.

Founder Jawara UMKM, Astrid Widayani menguraikan, program Jawara UMKM menekankan pada pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kota Bengawan. Pemberdayaan dan pengembangan UMKM itu berupa pelatihan inkubasi bisnis dan pendampingan pemasaran produk.

"Jumlah peserta Jawara UMKM sebanyak 100 pelaku UMKM dengan berbagai jenis produk mulai dari kuliner, fesyen hingga perabotan rumah tangga. Mereka akan mengikuti program Jawara UMKM hingga akhir tahun," tutur Astrid Widayani.

Para pelaku UMKM diajak untuk berkolaborasi dengan pihak-pihak eksternal seperti perbankan dan lembaga keuangan untuk membantu akses permodalan.

Setelah mendapatkan akses permodalan, mereka bakal didampingi agar bertranformasi digital untuk mendongkrak omzet penjualan.

-
Hasil UMKM dari para pelaku UMKM di Kota Solo dari Jawara UMKM. (KlikSoloNews/Adhirajasa)

Selain itu, produk UMKM yang berpotensi menembus pasar perdagangan internasional bakal dikurasi oleh tenaga kurator profesional di rumah kurasi.

"Ini kesempatan dan peluang besar bagi pelaku UMKM agar bisa Go Global, Go Digital, dan Go Financial. Pertumbuhan sektor UMKM berkontribusi terhadap perekonomian daerah," papar dia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Solo, Wahyu Kristina mengemukakan, Pemkot Surakarta fokus terhadap pengembangan UMKM yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Hal ini sejalan dengan 17 program prioritas yang digulirkan pada 2023.

Ina, sapaan akrabnya, menyampaikan ada dua permasalahan dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM. Banyak pelaku UMKM yang tidak konsisten dalam menjaga kualitas produk.

"Sekarang dapat order satu atau dua masih bagus. Tapi saat dapat order lebih dari 100 luput. Kalau proroduknya pakaian, ada yang jahitannya bolong atau tidak pas. Jadi konsistensi menjaga kualitas produk itu sangat penting," ujar dia.

Persoalan lainnya, lanjut Ina, akses pemasaran yang masih minim. Dia mendorong para pelaku UMKM membangunan jaringan dan relasi bisnis guna memperkuat pemasaran produk.

"Apa gunanya menggenjot produk kalau tidak terserap oleh pasar. Melalui Jawara UMKM, produk-produk UMKM lebih cepat terserap pasar,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Hipmi Solo, Respati Ardi memberikan tips berkreasi dalam produk-produk UMKM.

“Kreatif itu mindset. Kreatif itu bisa dieksplorasi dan setiap pelaku UMKM bisa mengeksplorasi ide-idenya pada produk yang dihasilkan,” kata Respati Ardi. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X