Jumat, 12 Juni 2026

Kapolda Jateng Tinjau Lokasi Ledakan Mercon di Kaliangkrik Magelang, 5 Rumah Rusak Berat

Photo Author
Administrator, KlikSoloNews.com
- Senin, 27 Maret 2023 | 16:55 WIB
Kapolda Jateng Tinjau Lokasi Ledakan Mercon di Kaliangkrik Magelang, 5 Rumah Rusak Berat. (KlikSoloNews/dok Humas Polda Jateng)
Kapolda Jateng Tinjau Lokasi Ledakan Mercon di Kaliangkrik Magelang, 5 Rumah Rusak Berat. (KlikSoloNews/dok Humas Polda Jateng)

MAGELANG, KLIKSOLONEWS.COMKapolda Jateng meninjau lokasi ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang.

Peristiwa ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang yang terjadi pada Minggu 26 Maret 2023, sekitar pukul 20.05 WIB, menjadi pelajaran bagi masyarakat.

Peristiwa ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang tersebut tepatnya terjadi di Dusun Junjungan, Desa Giriwarno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menelan satu korban jiwa.

Setelah dilakukan investigasi, ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang ini memiliki dampak kerusakan 11 rumah di sekitar sumber ledakan, yaitu 5 rumah rusak berat dan 6 rumah rusak ringan.

Dalam peristiwa ini korban 1 orang atas nama Mufid (33), yang kesehariannya sebagai tukang batu.

Sementara 3 korban lain Nurhayah (41), Nailatul (18), dan Naela Janur (17), ketiga korban sempat mengalami sesak nafas akibat asap pascaledakan, dirujuk ke RSUD Tidar Kota Magelang dan sudah dipulangkan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, meninjau lokasi kejadian ledakan ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang, Senin 27 Maret 2023.

Dalam memberikan keterangan, Kapolda didampingi Tim Labfor, Tim Inafis, Kabiddokkes, dan Kabid Humas.

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, dari sumber ledakan ditemukan kantong plastik yang diduga ada bahan mercon. Serta memeriksa beberapa saksi, serta melakukan investigasi terhadap korban oleh Biddokkes Polda Jateng,” terang Kapolda Jateng dalam keterangan pers diterima KlikSoloNews.

“Terus dilakukan pengembangan hingga purna, dan benar korban ini akibat impact dari ledakan,” tambah Kapolda.

Polda Jateng kemudian membentuk Tim Khusus yang dipimpin Dirkrimum, dan dilakukan pengembangan terhadap peristiwa ledakan.

Telah ditemukan 10 kg  bahan petasan dari 2 orang tersangka, salah satunya diamankan berinisial I. Sedangkan yang diduga meledak adalah bahan petasan seberat 7,5 kg.

“Ini merupakan warning bagi kita semua. Bahwa  pengembangan ini akan terus dilakukan agar menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang lain. Bahkan jajaran Polda Jateng telah mengungkap beberapa kasus petasan,” lanjut Kapolda Jateng.

Menjelang dan saat bulan Ramadan serta Lebaran, Kapolda berpesan kepada masyarakat untuk tidak main-main dengan bahan peledak seperti mercon, petasan atau kembang api.

Karena ada ancamannya yaitu Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 ayat (1).

“Jadi tolong masyarakat untuk tahu Undang-Undang tersebut. Sehingga tidak ada lagi kejadian serupa. Semoga kejadian ini memberi hikmah bagi kita semua,” pungkas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi usai meninjau lokasi ledakan mercon di Kaliangkrik Magelang. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X