Jumat, 12 Juni 2026

Grebeg Besar Ditiadakan, Ratusan Abdi Dalem Terima Gaji dan Daging Kurban

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 3 Agustus 2020 | 02:23 WIB
PASARKLIWON (KLIKSOLONEWS.COM) – Adanya pandemi Covid-19 memaksa semua pihak untuk tidak menggelar acara yang mendatangkan kerumunan massa.

Termasuk Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang biasanya menggelar grebeg besar yang merupakan salah satu tradisi yang rutin digelar.

"Kami pada Iduladha 1441 H tidak mengadakan adat Keraton Surakarta berupa Grebeg Besar karena masih pendemi," ujar Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari.

Meskipun tidak ada Grebeg Besar, pihaknya tetap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi. Daging hewan kurban dibagikan dalam ratusan paket yang dibagikan ke abdi dalem.

"Total abdi dalem sekitar 500 orang plus beberapa abdi dalem yang ada di luar lingkungan keraton kami berikan daging hewan kurban," papar dia, Minggu (2/8/2020).

Pemberian daging hewan kurban tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian keraton pada seluruh abdi dalem. Wandansari, mengatakan pembagian daging kurban ini dilakukan untuk meringankan beban abdi dalalem sekaligus menyambung silaturahmi antara sentana dengan abdi dalem.

Terlebih, selama ini mereka ikut merawat dan menguri-uri kabudayan Keraton Kasunanan. Selain memberikan hewan kurban, keraton juga mencairkan gaji abdi dalem di dalam keraton yang dilakukan secara nontunai yakni melalui rekening bank.

Ditambah beberapa abdi dalem yang ada di luar lingkungan keraton, seperti abdi-abdi dalem yang menjaga petilasan, pesanggrahan, makam, dan lainnya yang masih berhubungan dengan Kasunanan Surakarta.

Seorang abdi dalem asal Wonogiri, Jawa Tengah, Wahyudi, mengaku selama pandemi diminta untuk di rumah dulu oleh pihak keraton. Kebetulan ini dapat panggilan dari keraton untuk mengambil gaji dan daging hewan kurban.

"Saya harap Keraton Kasunanan tetap bisa menjadi tonggak kebudayaan untuk warga Solo dan sekitarnya, khususnya dalam melestarikan kebudayaan Jawa," tutup Wahyudi. (KS01-01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X