LAWEYAN (KLIKSOLONEWS.COM) – Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 berdampak positif bagi Indonesia. Gelaran pesta sepak bola kelompok usia 20 tahun akan direcanakan digelar pada pertengahan 2021.
PSSI telah menunjuk enam venue, masing-masing Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Jakabaring (Palembang), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).
Ketua PSSI Askot Surakarta, Paulus Haryoto menyambut baik Kota Solo menjadi salah satu venue yang dipilih. Hal ini tentu saja Kota Solo akan menjadi perhatian dunia untuk penyelenggaraan event 4 tahunan tersebut.
“Sangat berdampak positif ya. Solo menjadi perhatian dunia, dampaknya banyak, semua aspek bisa berkembang. Seperti ekonomi, pariwisata, pengembangan olahraga, dan sektor lainnya akan bergerak ke arah positif,” ucap Paulus saat ditemui KLIKSOLONEWS, di Kantor DPRD Kota Surakarta, Jumat (25/7/2020).
Selain berdampak di sektor pariwisata dan ekonomi, hadirnya Piala Dunia juga memunculkan animo sepak bola, terutama untuk pembinaan usia dini. Di mana nantinya para pesepak bola terbaik di seluruh dunia akan beradu teknik dan skill dalam Piala Dunia U-20.
“Dari negara mana pun yang akan bertanding di Solo, tentu akan berdampak positif untuk anak-anak yang baru belajar sepak bola. Mereka bisa mencontoh teknik pesepak bola dari beragam negara yang memiliki skill dan kualitas,” tambahnya.
Tidak hanya itu, dampak positif lainnya tentu saja pembangunan infrastruktur pendukung seperti lapangan pendukung. Diketahui, Pemkot Surakarta mempersiapkan lima lapangan pendukung, masing-masing Stadion Sriwedari, Lapangan Kottabarat, Lapangan Sriwaru, Lapangan Banyuanyar, dan Lapangan Karangasem. Satu lagi yang diusulkan Pemkot Surakarta yakni Stadion UNS.
“Mendapat hibah luar biasa dibangunnya stadion dan lapangan pendukung yang istimewa, bertaraf internasional dan sangat modern. Ini akan membangkitkan semangat berlatih anak-anak di Kota Solo,” imbuh politikus PDIP Kota Surakarta ini.
Dia berharap setelah usainya gelaran Piala Dunia, lapangan pendukung tetap akan digunakan dengan baik, utamanya untuk kegiatan sepak bola. “Nantinya akan dikelola Pemkot. Saya berharap lapangan pendukung tersebut bisa bermanfaat bagi pembinaan usia dini sepak bola di Solo,” pungkasnya. (KS01-01)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Editor: KS1
Terkini
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:29 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 18:52 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:55 WIB
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 20:03 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 19:32 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 18:35 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:50 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:35 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:56 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 09:31 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 08:57 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 01:48 WIB
Rabu, 10 Juni 2026 | 01:36 WIB
Senin, 8 Juni 2026 | 19:29 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 15:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 13:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 12:00 WIB
Sabtu, 6 Juni 2026 | 11:30 WIB