Jumat, 12 Juni 2026

Wartawan Solo Raya Deklarasi Anti-Politisasi Sara dan Hoaks

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 23 Juli 2020 | 16:01 WIB
BANJARSARI (KLIKSOLONEWS.COM) – Wartawan Solo Raya mengambil sikap tegas untuk menolak politisasi sara (suku, agama, dan ras) serta berita bohong (hoaks) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan  di Monumen Pers Nasional, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (22/7/2020), para jurnalis online, elektronik, dan cetak tak ingin terlibat dalam politik praktis.

Koordinator kegiatan, Sri Hartanto mengemukakan, diperkirakan menjelang Pilkada, isu politisasi sara dan hoaks akan meningkat.

Hal itu akan meresahkan masyarakat dan mengganggu keharmonisan dan membuat polarisasi di masyarakat.

Berkaitan dengan itu, ini empat poin dalam pernyataan sikap:

  1. Mengecam dan menolak segala bentuk ujaran kebencian, politisasi isu-isu sara, penyebaran hoaks dan berbagai bentuk provokasi yang dapat memecah-belah bangsa.

  2. Mengimbau masyarakat tetap selalu menjaga kerukunan, serta tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah akibat informasi hoaks, ujaran kebencian dan isu

  3. Mendesak aparat kepolisian mengusut dan menindak pembuat dan penyebar informasi hoaks, baik dari perorangan dan kelompok yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

  4. Mengajak masyarakat tidak mudah membagi informasi hoaks yang belum jelas kebenarannya. (KS01-01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X