Minggu, 14 Juni 2026

Penyaluran BSU Juni-Juli 2025 Capai 82 Persen, Kemnaker: Jangan Tertipu Link Palsu!

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 17 Juli 2025 | 15:00 WIB
Penyaluran BSU Juni-Juli 2025 Capai 82 Persen, Kemnaker: Jangan Tertipu Link Palsu! (KlikSoloNews/dok)
Penyaluran BSU Juni-Juli 2025 Capai 82 Persen, Kemnaker: Jangan Tertipu Link Palsu! (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bahwa penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode Juni dan Juli 2025 masih terus berlangsung dan telah mencapai progres signifikan.

Menurut Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, BSU diberikan sebagai bentuk kehadiran negara untuk menjaga daya beli pekerja/buruh di tengah tantangan ekonomi saat ini.

“BSU ini bukan sekadar bantuan tunai, tetapi bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan menggerakkan roda ekonomi,” tegas Indah, Rabu 16 Juli 2025.

BSU diberikan selama dua bulan, yaitu untuk periode Juni dan Juli 2025, dan dibayarkan sekaligus sebesar Rp600.000 dalam satu kali transfer ke rekening penerima yang telah terverifikasi.

Penyaluran BSU dilakukan secara bertahap melalui Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan PT Pos Indonesia.

Hingga 16 Juli 2025, total penyaluran BSU telah mencapai 82,69 persen, dengan rincian:

  • Tahap 1: 22,8%

  • Tahap 2: 13,99%

  • Tahap 3: 30,33%

  • Tahap 4: 15,49%


“Kami terus mempercepat proses distribusi agar bantuan ini segera sampai ke tangan para pekerja yang membutuhkan,” kata Dirjen Indah.

Waspadai Modus Penipuan Berkedok BSU

Dirjen Indah juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengecek status penerima BSU melalui laman resmi Kemnaker di ? https://bsu.kemnaker.go.id/#pengecekan

“Akhir-akhir ini marak modus penipuan digital yang mengatasnamakan Kemnaker. Jangan pernah klik tautan mencurigakan apalagi membagikan data pribadi,” tegasnya.

Pihak Kemnaker juga menegaskan bahwa tidak pernah meminta kode OTP, PIN, maupun data rekening melalui pesan pribadi atau aplikasi chat.

BSU diharapkan dapat menjaga konsumsi rumah tangga, yang menjadi komponen penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami ingin memastikan para pekerja tetap punya daya beli, agar konsumsi tetap tumbuh dan ekonomi tetap bergerak,” tutup Indah. (ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X