“Saya melihat perubahan yang luar biasa. Sekolah Rakyat mampu membentuk karakter disiplin, meningkatkan adab, perilaku, kerohanian, dan kemandirian siswa,” ujarnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Sragen Siap Beroperasi Juli 2026, Progres Pembangunan Sudah Capai 83,7 Persen
Hal serupa disampaikan Aisya Mukharohmah, siswi asal Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.
Ia mengaku bersyukur dapat kembali melanjutkan pendidikan dan memperoleh banyak pengalaman baru, termasuk kemampuan mengoperasikan komputer dan laptop.
“Di sini saya ingin berkembang menjadi lebih baik. Saya ingin sukses, memutus rantai kemiskinan keluarga, dan mengangkat derajat orang tua,” ungkapnya.
Kegiatan Gelar Karya SRT 78 Sragen ini menjadi bukti nyata pendidikan berbasis pendampingan dan pengembangan karakter mampu memberikan dampak positif bagi masa depan peserta didik.(*)