soloraya

SRT 78 Sragen Gelar Karya Akhir Tahun Ajaran 2025/2026, Tampilkan Hasil Pembelajaran Siswa

Senin, 22 Juni 2026 | 13:00 WIB
SRT 78 Sragen Gelar Karya Akhir Tahun Ajaran 2025/2026, Tampilkan Hasil Pembelajaran Siswa. (kliksolonews/dok Pemkab Sragen)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM – Gelar Karya Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen menandai berakhirnya Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di lingkungan sekolah pada Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa SRT 78 Sragen untuk menampilkan berbagai hasil pembelajaran selama satu tahun pertama penyelenggaraan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa memamerkan beragam karya dan proyek yang dikembangkan melalui program kokurikuler di bidang lingkungan, literasi, seni, komputasi, hingga eksplorasi matematika dan fisika.

Baca Juga: Sragen Jadi Daerah dengan Alokasi Pupuk Terbesar di Solo Raya, Ini Rinciannya

Pameran ini menunjukkan perkembangan peserta didik yang tidak hanya meningkat secara akademik, tetapi juga lebih kreatif, mandiri, percaya diri, serta mampu bekerja sama dalam menghasilkan karya.

Wakil Bupati Sragen, Suroto, memberikan apresiasi atas capaian para siswa selama tahun perdana penyelenggaraan SRT 78 Sragen.

Ia menilai program tersebut mampu membuka peluang masa depan lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah.

Menurutnya, keberadaan SRT menjadi kesempatan berharga yang perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pendidikan, termasuk dukungan berkelanjutan seperti program beasiswa dan pelatihan kerja setelah lulus.

“Pemkab Sragen berkomitmen mendukung masa depan anak didik melalui berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan. Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Suroto.

Baca Juga: KEREN! Marsella Wahyu Muntia dari Sragen Ukir Sejarah, Raih Kalpataru Yuvan Berkat Gerakan Restorasi Lingkungan

Sementara itu, Kepala SRT 78 Sragen, Giyatno, menyampaikan selama satu tahun pembelajaran pihak sekolah telah menjalankan berbagai program pendampingan, layanan gizi, pengembangan bakat dan minat, serta pembelajaran vokasi untuk mendukung perkembangan siswa secara optimal.

“Tugas kami adalah menyalakan harapan, cita-cita, dan mimpi setiap siswa. Kami berharap SRT 78 Sragen menjadi sekolah yang berkualitas, maju, dan unggul,” ungkapnya.

Dampak positif program ini juga dirasakan oleh wali murid, salah satunya Yosi Candra, orang tua siswa asal Kabupaten Sukoharjo. Ia mengaku bersyukur anaknya dapat kembali melanjutkan pendidikan setelah sempat putus sekolah selama dua tahun.

Menurutnya, lingkungan belajar yang kondusif serta pendampingan tenaga pendidik telah membantu anaknya kembali menemukan semangat belajar serta mengalami perubahan karakter yang signifikan.

Halaman:

Tags

Terkini