Jumat, 12 Juni 2026

Operasi Zebra Candi 2025 di Karanganyar: 800 Pelanggar Terjaring, 500 Etle Dikirim

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 3 Desember 2025 | 09:00 WIB
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto. (KlikSoloNews/dok)
Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto. (KlikSoloNews/dok)

KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar mencatat sekitar 800 pelanggar selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 yang berlangsung selama dua pekan hingga 30 November 2025. Penindakan dilakukan melalui tilang manual, teguran, serta tilang elektronik (Etle).

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto, mengatakan operasi tidak hanya menyasar pelanggaran umum, tetapi juga pelanggaran yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

"Alhamdulillah kita dapat sekitar 800 pelanggar, baik itu tilang maupun teguran. Kami juga melaksanakan operasi knalpot brong dan mendapatkan 47 pelanggaran," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/12/2025).

Selain penindakan langsung, Satlantas juga memaksimalkan penggunaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (Etle). Hingga kini, sekitar 500 surat konfirmasi Etle telah dikirimkan kepada pengendara yang terdeteksi melanggar aturan.

Adapun jenis pelanggaran yang paling banyak tercatat melalui Etle antara lain tidak menggunakan helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, melawan arus, dan membawa muatan berlebih. Pelanggaran-pelanggaran tersebut menjadi prioritas utama selama Operasi Zebra Candi 2025.

Tidak hanya melakukan penindakan, Satlantas Karanganyar juga gencar melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas dan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.

Satlantas menggandeng Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar enam hingga tujuh kali di berbagai titik rawan pelanggaran, antara lain Gunung Subur, Papahan, dan Pasar Nglanus.

"Bagi pengendara yang kedapatan belum membayar pajak, mereka langsung diarahkan untuk segera menyelesaikan kewajiban administrasi di Dispenda," jelas AKP Agista.

AKP Agista menegaskan  Operasi Zebra Candi 2025 merupakan langkah awal untuk menghadapi Operasi Lilin 2025, yang bertujuan menjaga keamanan selama periode Natal dan Tahun Baru.

Polres Karanganyar juga meningkatkan target kegiatan preemtif dan preventif melebihi standar yang ditetapkan Polda Jawa Tengah.

Harapannya, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat sehingga penindakan hukum hanya menjadi opsi terakhir.

"Penindakan hukum nanti merupakan upaya terakhir dalam menegakkan ketertiban," tegasnya.

Operasi Zebra Candi 2025 diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan di wilayah Karanganyar. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X