Sabtu, 13 Juni 2026

Warga Gesing Kismantoro Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan RPH Tinasat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 1 Desember 2025 | 17:30 WIB
Warga Gesing Kismantoro Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan RPH Tinasat. (KlikSoloNews/dok Polres Wonogiri)
Warga Gesing Kismantoro Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan RPH Tinasat. (KlikSoloNews/dok Polres Wonogiri)

WONOGIRI, KLIKSOLONEWS.COM — Masyarakat Dusun Tinasat, Desa Gesing, Kecamatan Kismantoro, dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di kawasan perkebunan RPH Tinasat pada Senin (1/12/2025).

Temuan tersebut kemudian teridentifikasi sebagai milik Tukirah (69), warga setempat yang telah dilaporkan hilang sejak Januari 2025.

Kerangka manusia pertama kali ditemukan oleh Gunawan (35), warga yang sedang mencari pakan ternak sekitar pukul 06.00 WIB. Ketika melintas di area perkebunan, ia melihat tulang yang mencurigakan dan diduga sebagai kerangka manusia.

Gunawan kemudian memanggil rekannya, Jaimin (64), untuk memastikan temuan tersebut. Setelah meyakini bahwa itu adalah kerangka manusia, keduanya segera melapor kepada Ketua RT, Fachul Hasan, yang kemudian meneruskan laporan ke Pemerintah Desa dan Polsek Kismantoro.

Berdasarkan catatan Polsek Kismantoro, Tukirah dilaporkan hilang pada 31 Januari 2025. Pihak keluarga dengan didampingi perangkat desa sudah melakukan berbagai pencarian, namun hingga berbulan-bulan tidak ada petunjuk yang ditemukan.

Perkembangan baru muncul setelah kerangka tersebut ditemukan beserta sejumlah barang pribadi yang kuat mengarah pada identitas korban.

Di lokasi kejadian, tim kepolisian menemukan sejumlah barang yang cocok dengan milik Tukirah, yakni sandal warna kuning merk Melly (sebelah kiri).

Pakaian pendek warna hitam, yang diketahui sebagai pakaian terakhir yang dikenakan Tukirah saat meninggalkan rumah

Keluarga korban, melalui saksi Mesni, membenarkan barang-barang tersebut identik dengan milik Tukirah pada hari ia dinyatakan hilang.

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Tim Pamapta Polres Wonogiri bersama Unit Inafis dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kismantoro segera melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

Dokter Puskesmas Kismantoro, dr Muhammad Nasir, menuturkan bahwa pemeriksaan tidak menunjukkan adanya unsur kekerasan atau tanda-tanda kriminal.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Identifikasi dilakukan berdasarkan barang-barang yang ditemukan dan kecocokannya dengan keterangan keluarga,” jelas dr. Nasir.

Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, menyampaikan terima kasih kepada warga yang proaktif melapor serta menegaskan komitmen kepolisian dalam merespons setiap laporan masyarakat.

“Polres Wonogiri selalu berupaya memberikan pelayanan yang cepat dan responsif. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan atau kehilangan anggota keluarga,” ujar Anom.

Setelah pemeriksaan dan proses identifikasi selesai, kerangka Tukirah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan membuat surat pernyataan tidak meminta proses autopsi.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X